Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Misteri
Bronze
Titik Balik Cinta dan Takdir
0
Suka
662
Dibaca

"Eh Bel, emang Asghara itu siapa sih?" tanya Arimbi pada Arbel, yang sedang mengikat tali pita untuk kado Asghara.

Arbel melihat Arimbi yang sedang membungkus kado itu, sambil mengoceh tentang Asghara.

"Lo beneran ga tau siapa si Asghara itu? Dia itu anak pak kepala sekolah, Mbi, tapi memang sengaja dirahasiakan, katanya sih Asghara ga suka jadi sorotan pelajar lainnya." jelas Arbel panjang lebar membuat Arimbi terdiam memikirkan hal itu.

"Owh, jadi dia anak Kepala sekolah ya, memang sih mukanya mirip sama pak Toni, tapi lebih ganteng anaknya, hehe," kata Arimbi sambil tertawa membayangkan wajah Asghara.

"Ya elah, Mbi, kamu bisa aja, orang bapaknya udah tua, hampir bau tanah, dan Asghara masih muda ya beda jauh dong," balas Arbel yang terkekeh sabil bicara.

"Hahah"

Arimbi terbahak mendengar kata 'Bau tanah' yang diucapkan Arbel. Ia memang humoris jika bersama teman akrabnya. Tapi tidak jika bersama orang yang baru kenal, dan ia selalu menghindar karena ia takut untuk memulainya.

***

Waktu mulai larut sore, matahari mulai menampakan awan yang gelap, telah selesai mereka membuat kado ultah, Arbel mengantar Arimbi pulang ke rumahnya, sangat lega karena dapat menyelesaikan persiapan untuk menghadiri pesta dirumah Asghara besok minggu.

"Bye, bye sahabat ku, gue pamit ya," pungkas Arbel meninggalkan Arimbi didepan gerbang.

Arimbi menganggukkan kepalanya, mengiyakan ucapan Arbel yang terburu-buru pulang karena ada urusan urgent. Arimbi memasuki halaman rumahnya yang luas, ia baru sadar bahwasanya tamannya dipenuhi oleh bunga yang bermekaran, sangat indah, dan perfect. Ia duduk di kursi taman yang bentuknya panjang cukup luas untuknya yang satu orang. Tak lupa yang namanya Arimbi kok gak mengabadikan momen itu, ia mengambil potretnya memegang bunga mawar pink—merah muda, harum semerbak, itulah yang sedang ia rasakan.

Waktu berlalu cukup cepat, ia diingatkan dengan suara alarm yang berbunyi di ponselnya, Ia tercekat, kaget mendengar suara deringan alarm itu....

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Misteri
Cerpen
Bronze
Titik Balik Cinta dan Takdir
Humairoh
Novel
Bronze
Menguji Janji
Y. N. Wiranda
Skrip Film
RESITAL HUJAN (SCRIPT)
Mashdar Zainal
Cerpen
Bronze
kenangan September
Mochammad Ikhsan Maulana
Skrip Film
Dunia Maya
moch.djunaidi
Skrip Film
Langit Putih Awan Biru
Jafri Hidayat
Cerpen
Bronze
Halusinasi Staley Fleming. Cerpen Ambrose Bierce. Penerjemah: Ahmad Muhaimin
Ahmad Muhaimin
Cerpen
Bronze
Kucing itu Merebut Kekasih Nina
Cicilia Oday
Flash
Arsip Nomor 47
Penulis N
Cerpen
Bronze
Ketukan Ganda
Novita Ledo
Skrip Film
Lingga
Kinno Rita L
Flash
Our World
Shofiyah Azzahra
Novel
Bronze
Demi Untuk Hidup Abadi
Rafiasamarahmad
Cerpen
Bronze
Jejak Pulang Yang Berdarah
Christian Shonda Benyamin
Cerpen
Kemusnahan
Godok
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Titik Balik Cinta dan Takdir
Humairoh
Novel
Just for you, Amora
Humairoh