Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Drama
Bronze
Tiga tangan di balik setir
0
Suka
666
Dibaca

Warung kopi Aspal belum tutup.

Memang jarang tutup.

Seperti masalah di jalan raya.

Datang terus.

Pergi sebentar.

Balik lagi.

Lampunya kuning redup.

Mejanya miring.

Bangkunya goyang.

Kopinya pahit.

Obrolannya lebih pahit lagi.

Rudi duduk di bangku ujung.

Gelas kacanya retak halus.

Seperti hidupnya.

Masih utuh.

Tapi jelas pernah hampir pecah.

Di depannya duduk Ujang.

Sopir juga.

Muka lelah.

Mata merah.

Tangan masih bergetar sisa nyetir jauh.

“Asli, Di… jalan sekarang makin serem,” kata Ujang.

Rudi ketawa kecil.

“Jalannya nggak berubah, Jang. Yang berubah itu nasib ki...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp5.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Drama
Novel
Balada Mahasiswa: FRNDS
Gie Salindri
Novel
JOVAN
Giovanna K. A.
Skrip Film
Jodoh Pilihan
Herman Siem
Flash
Bronze
Menanti Sepi
Herman Siem
Flash
Bronze
Telapak Tangan Ayah (Membicarakan Adam 16)
Silvarani
Cerpen
Bronze
Tiga tangan di balik setir
Ahmad Wahyudi
Novel
Imagine
it's her.
Komik
Bronze
Psychelily
Fuchsia
Skrip Film
Hujan di Bulan September
Bayu Ilham Sula
Flash
Jika Hidup adalah Cerita, Siapa Pembacanya?
Sekar Kinanthi
Novel
Mandira
mommya eyka
Novel
Bronze
Rasanya Seperti Mimpi
Rahma Nanda Sri Wahyuni
Novel
JAKARTA CITA DAN CINTA
Irma Fransisca Rumondor
Novel
Kilatan Api di Langit Biru
Hargo Trapsilo
Novel
Bronze
SEJUTA KISAH
BulanBintang
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Tiga tangan di balik setir
Ahmad Wahyudi
Novel
KITAB YANG DI BACA, NEGERI YANG LUPA
Ahmad Wahyudi
Flash
Bronze
Persentase yang Tertinggal
Ahmad Wahyudi
Cerpen
Bronze
Kami Yang di Setir
Ahmad Wahyudi
Novel
Bronze
Terakhir Kali Kita Tidak Jadi Asing
Ahmad Wahyudi
Flash
Bismillah yang Kamu Lupakan di Kota Orang
Ahmad Wahyudi
Novel
Di Balik Merah Putih
Ahmad Wahyudi
Flash
Bronze
Bisikan dari Langit yang Tak Pernah Pergi
Ahmad Wahyudi
Cerpen
Ampunan Sering Datang Sebelum Kita Merasa Pantas
Ahmad Wahyudi
Novel
Di Bawah Cahaya Masjid
Ahmad Wahyudi
Cerpen
Bronze
Peganglah Tauhid, Jadilah Cahaya
Ahmad Wahyudi
Novel
Kalau Hidup di Zaman Itu Aku Berdiri di Barisan Mana
Ahmad Wahyudi
Cerpen
Bronze
Hitung Untung Sampai Desimal, Hitung Nyawa Sampai Lupa
Ahmad Wahyudi
Cerpen
Bronze
Satu Satunya Sandaran
Ahmad Wahyudi
Cerpen
Bronze
Tetap Lurus di Negeri Yang Belok
Ahmad Wahyudi