Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Drama
Bronze
Tiga tangan di balik setir
0
Suka
97
Dibaca

Warung kopi Aspal belum tutup.

Memang jarang tutup.

Seperti masalah di jalan raya.

Datang terus.

Pergi sebentar.

Balik lagi.

Lampunya kuning redup.

Mejanya miring.

Bangkunya goyang.

Kopinya pahit.

Obrolannya lebih pahit lagi.

Rudi duduk di bangku ujung.

Gelas kacanya retak halus.

Seperti hidupnya.

Masih utuh.

Tapi jelas pernah hampir pecah.

Di depannya duduk Ujang.

Sopir juga.

Muka lelah.

Mata merah.

Tangan masih bergetar sisa nyetir jauh.

“Asli, Di… jalan sekarang makin serem,” kata Ujang.

Rudi ketawa kecil.

“Jalannya nggak berubah, Jang. Yang berubah itu nasib ki...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp5.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Drama
Novel
Bronze
Hearding Cats
Shunsuki
Novel
- REDLINE -
Sf_Anastasia
Flash
Tidak Ikut
Kiara Hanifa Anindya
Cerpen
Bronze
Tiga tangan di balik setir
Ahmad Wahyudi
Novel
Tambatan Hati
Riena Raina
Novel
Bronze
Pesona Ayah
Ana Yuliana
Novel
Gold
Happiness is You
Bentang Pustaka
Novel
When The Goddess Spreads Love
Vincentia Intan Andini Ayuningati
Novel
Guerre
Franches Cila
Novel
Nestapa Mila
Ana Widyaningrum
Skrip Film
Blind Heart
Kartika Niman
Skrip Film
Cinta Sampai Mati
Nakshatra B.
Skrip Film
Darah Daging
Eko Hartono
Flash
Cerita Si Ucok
Nurmala Manurung
Flash
Kisah Kucing Jalanan
Dava Satya
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Tiga tangan di balik setir
Ahmad Wahyudi
Novel
Bronze
Saat Rumah Kami Tenggelam, Iman Kami Mengapung"
Ahmad Wahyudi
Novel
Bronze
Terakhir Kali Kita Tidak Jadi Asing
Ahmad Wahyudi
Novel
Di balik perjuangan menunggu
Ahmad Wahyudi
Cerpen
Bronze
Berjuang Tidak Tersesat Sampai Selamat
Ahmad Wahyudi
Cerpen
Bronze
Mengenal Tuhan Yang Mengurus Hidupmu
Ahmad Wahyudi
Cerpen
Tujuan Hidup Muslim (KSP Pekan ke lima 2026)
Ahmad Wahyudi
Novel
Di Bawah Cahaya Masjid
Ahmad Wahyudi
Cerpen
Bronze
Hitung Untung Sampai Desimal, Hitung Nyawa Sampai Lupa
Ahmad Wahyudi
Cerpen
Bronze
Kami Yang di Setir
Ahmad Wahyudi
Cerpen
Bronze
Belajar Berserah dalam Doa yang Menguatkan
Ahmad Wahyudi
Cerpen
Bronze
Tidak Ada Yang Bisa Di Tawar di Akhirat
Ahmad Wahyudi
Cerpen
Bronze
Peganglah Tauhid, Jadilah Cahaya
Ahmad Wahyudi
Cerpen
Bronze
Satu Satunya Sandaran
Ahmad Wahyudi
Flash
Bismillah yang Kamu Lupakan di Kota Orang
Ahmad Wahyudi