Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Drama
Bronze
The Sky Within
1
Suka
4,164
Dibaca

Anak Langit dari Desa Aethel

Kabut pagi di Liria selalu berwarna biru muda. Tidak putih seperti kabut biasa, tapi biru yang lembut, seperti langit yang lupa terbangun. Kael berdiri di antara rerumputan tinggi yang masih basah oleh embun.

Udara pagi terasa lembap, tapi hangat. Dari kejauhan, suara burung cahaya terdengar samar, seperti lagu yang menjaga ketenangan. Desa Aethel memang selalu tenang setiap pagi yang seolah waktu berhenti di sana.

Seekor kelinci berbulu merah muda melompat di dekat kakinya, membawa biji kristal di tangannya.

“Pagi, Liri,” kata Kael sambil menunduk. “Kamu nyolong lagi, ya?”

Kelinci itu berdiri di atas dua kaki, lalu menjatuhkan bijinya pelan-pelan, seolah mengaku salah. Kael tertawa kecil. Ia masih memakai baju tidur berwarna hijau muda dengan motif daun. Angin menari lembut di rambut cokelatnya, membawa aroma embun yang segar.

Dari jauh, suara lonceng dari Menara Air berdering. Itu tanda pagi resmi dimulai di Desa Aethel, tempat Kael tinggal. Ia menguap ...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp10.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Drama
Novel
Bronze
Langit Kala Senja
dita heriwiendyasworo
Novel
Caramel Popcorn
Annisa Tang
Novel
Middle East
Eureika Kezia Sakudu
Novel
Bronze
Madah Penyusup
Wiwien Wintarto
Novel
Negeri Enam Musim
Putu Winda K.D
Novel
Gold
Hwaiting 2 Dream Comes True
Mizan Publishing
Novel
Gold
Tenaga Kerja Istimewa
Bentang Pustaka
Novel
Not For Falling In Love
Rizqia Salsa Bila
Skrip Film
BRAJA PUSAKA LANGIT
Altrada Aryo Istiyantho
Skrip Film
Susah Senang
Kevin Alfiarizky
Flash
Kotoran
myht
Cerpen
Ketika Hujan Tak Lagi Menjadi Cerita
Herdi Riswandi
Cerpen
Bronze
The Sky Within
Fredric Fortriz
Novel
Pesawat Impian dari Buma
Yosa Herlanda Kusumastuti
Novel
Bronze
LUKA
krasivaya
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
The Sky Within
Fredric Fortriz