Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Romantis
Bronze
The Famtrip Flores
0
Suka
5,359
Dibaca

Di sebuah bandara internasional yang hiruk-pikuk, takdir mempertemukan lima orang asing di tengah lautan manusia yang berlalu-lalang. Claire Anderson, seorang fotografer yang mencari makna di balik lensa kameranya, berdiri dengan gugup di ruang kedatangan. Di tangannya, sebuah tiket menuju Labuan Bajo, Indonesia tempat yang ia harap dapat menjawab kehampaan yang selama ini mengintai hatinya.

Henrik Larsson, ilmuwan laut yang mengabdikan hidupnya untuk data dan angka, merasa canggung saat memperkenalkan dirinya. Olivia Bennett, seorang penulis perjalanan yang dulu memikat dunia dengan ceritanya, kini hanya bisa tersenyum tipis, menyembunyikan ketakutan bahwa inspirasinya telah mengering. Sophie Laurent, koki berbakat dari Prancis, mengamati yang lain dengan rasa penasaran, mencoba melupakan kelelahan yang terus menghantui mimpinya. Alessandro Romano, arsitek yang merindukan karya yang berbicara tentang jiwa, berdiri di sudut, tampak lebih tertarik pada arsitektur terminal daripada pada orang-orang di sekitarnya.

Mereka tidak tahu apa yang menanti mereka di Flores. Tapi saat mereka akhirnya bertemu Raka, pemandu lokal yang memancarkan ketenangan seperti ombak yang menari di tepi pantai, mereka mulai menyadari bahwa perjalanan ini bukan sekadar eksplorasi tempat baru. Raka, dengan senyum dan ceritanya yang penuh misteri, memperkenalkan mereka pada mitos-mitos tua dan keindahan alam Flores yang memikat.

Namun, perjalanan ini segera berubah menjadi lebih dari sekadar liburan. Di tengah bukit-bukit hijau dan lautan biru yang jernih, masing-masing dari mereka mulai menghadapi rahasia, ketakutan, dan kerinduan yang telah lama mereka pendam. Apa yang dimulai sebagai sebuah perjalanan fisik berubah menjadi perjalanan jiwa, di mana batas antara takdir dan pilihan mulai memudar.

Kelompok itu berdiri dalam keheningan canggung di pelabuhan tua Labuan Bajo, diterpa sinar matahari sore yang berkilauan di permukaan air. Claire mencoba tersenyum pada mereka semua, mencoba menenangkan suasana. "Baiklah," katanya, "sepertinya kita akan menghabiskan banyak waktu bersama."

Henrik, pria jangkung dengan tatapan dingin, hanya mengangguk kecil. "Kita lihat saja bagaimana nanti," gumamnya, matanya terpaku pada kamera Olivia yang terus berkedip-kedip. Ia tampak terganggu.

Olivia mendengus, menurunkan kameranya. "Kalau mau komentar, katakan langsung...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Romantis
Cerpen
Bronze
The Famtrip Flores
Tourtaleslights
Novel
Hallo, Cinta Yang Kutulis Di Catatan Fisika
Mba Rerima
Novel
Gold
Backstreet = Bronis
Bentang Pustaka
Flash
Godain Murid Baru
Luca Scofish
Novel
Gold
Only We Know
Bentang Pustaka
Novel
Gold
Athirah
Noura Publishing
Flash
Senyum Macaron
Shinta Larasati Hardjono
Novel
Bronze
The Broken Pieces of Our Love
Via Qinuri
Novel
Gold
Moon Cake
Noura Publishing
Novel
Menuju Titik Nol
Murasaki Okada
Flash
Bronze
Ada yang Menunggu di Garis Finish (Membicarakan Adam 10)
Silvarani
Cerpen
Bronze
Keputusan
Anjrah Lelono Broto
Novel
Bronze
Endless
Viviqarn
Novel
TITIK PEMBERHENTIAN
Blogky
Novel
Zenith
Rita Puspitasari
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
The Famtrip Flores
Tourtaleslights
Novel
Warisan Tanah Keluarga
Tourtaleslights
Novel
Pejabat Negeri Sonoharu
Tourtaleslights
Cerpen
Bronze
Akar Tumbuh
Tourtaleslights
Novel
Keluarga Jamur
Tourtaleslights
Cerpen
17 Tahun Budak Cinta
Tourtaleslights
Cerpen
SBDM-MCFP
Tourtaleslights
Cerpen
Bronze
Airdrops Bingo
Tourtaleslights
Flash
Bronze
#1. Aroma Sakura di Tengah Kekacauan
Tourtaleslights
Novel
17 Tahun BUCIN
Tourtaleslights
Flash
Bronze
#2. Langit Berbintang dan Rasa Takdir
Tourtaleslights
Cerpen
Terra Valley Rise of The Golem Empire
Tourtaleslights
Flash
Bronze
#4. Rasa dari Keputusan yang Belum Terungkap
Tourtaleslights
Cerpen
Bronze
Negri Sonooharu
Tourtaleslights
Flash
Bronze
#3. Rasa Takdir dan Kebebasan
Tourtaleslights