Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Romantis
Bronze
The Famtrip Flores
0
Suka
10,898
Dibaca

Di sebuah bandara internasional yang hiruk-pikuk, takdir mempertemukan lima orang asing di tengah lautan manusia yang berlalu-lalang. Claire Anderson, seorang fotografer yang mencari makna di balik lensa kameranya, berdiri dengan gugup di ruang kedatangan. Di tangannya, sebuah tiket menuju Labuan Bajo, Indonesia tempat yang ia harap dapat menjawab kehampaan yang selama ini mengintai hatinya.

Henrik Larsson, ilmuwan laut yang mengabdikan hidupnya untuk data dan angka, merasa canggung saat memperkenalkan dirinya. Olivia Bennett, seorang penulis perjalanan yang dulu memikat dunia dengan ceritanya, kini hanya bisa tersenyum tipis, menyembunyikan ketakutan bahwa inspirasinya telah mengering. Sophie Laurent, koki berbakat dari Prancis, mengamati yang lain dengan rasa penasaran, mencoba melupakan kelelahan yang terus menghantui mimpinya. Alessandro Romano, arsitek yang merindukan karya yang berbicara tentang jiwa, berdiri di sudut, tampak lebih tertarik pada arsitektur terminal daripada pada orang-orang di sekitarnya.

Mereka tidak tahu apa yang menanti mereka di Flores. Tapi saat mereka akhirnya bertemu Raka, pemandu lokal yang memancarkan ketenangan seperti ombak yang menari di tepi pantai, mereka mulai menyadari bahwa perjalanan ini bukan sekadar eksplorasi tempat baru. Raka, dengan senyum dan ceritanya yang penuh misteri, memperkenalkan mereka pada mitos-mitos tua dan keindahan alam Flores yang memikat.

Namun, perjalanan ini segera berubah menjadi lebih dari sekadar liburan. Di tengah bukit-bukit hijau dan lautan biru yang jernih, masing-masing dari mereka mulai menghadapi rahasia, ketakutan, dan kerinduan yang telah lama mereka pendam. Apa yang dimulai sebagai sebuah perjalanan fisik berubah menjadi perjalanan jiwa, di mana batas antara takdir dan pilihan mulai memudar.

Kelompok itu berdiri dalam keheningan canggung di pelabuhan tua Labuan Bajo, diterpa sinar matahari sore yang berkilauan di permukaan air. Claire mencoba tersenyum pada mereka semua, mencoba menenangkan suasana. "Baiklah," katanya, "sepertinya kita akan menghabiskan banyak waktu bersama."

Henrik, pria jangkung dengan tatapan dingin, hanya mengangguk kecil. "Kita lihat saja bagaimana nanti," gumamnya, matanya terpaku pada kamera Olivia yang terus berkedip-kedip. Ia tampak terganggu.

Olivia mendengus, menurunkan kameranya. "Kalau mau komentar, katakan langsung...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Romantis
Novel
SERENADE
Ratih Abeey
Novel
Petals in the Abyss
Amorrette Meara
Cerpen
Bronze
The Famtrip Flores
Tourtaleslights
Novel
Bawa Aku Pergi
siucchi
Novel
Bronze
EAGLE EYES
SOS (Share Our Story)
Novel
Bronze
Since You in There
Honey Dieah
Flash
Bronze
Sunyi
Riandana Febriyan Ramadha
Novel
Bronze
Hey, Arel !!!
Etika Christina Retno Murti
Novel
Sepatu Butut Keramat
M Syalu
Novel
Penyair Lautan dan Penyair Daratan
Samudra
Novel
Bronze
THE LAST TIME
Ika Khairunisa
Novel
Pubertas dan Kertas
Buruh Tulis
Novel
PUISI CINTA ARDILA
Siti Nuzulia Regar
Komik
Bronze
Zoetrope: First Story
amalia iklima putri
Novel
Ketika Senja Menyapa
Jamilah Prita
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
The Famtrip Flores
Tourtaleslights
Cerpen
SBDM-MCFP
Tourtaleslights
Flash
Bronze
Jembatan Negeri Rasa
Tourtaleslights
Flash
Bronze
#1. Aroma Sakura di Tengah Kekacauan
Tourtaleslights
Cerpen
Terra Valley Rise of The Golem Empire
Tourtaleslights
Flash
Bronze
#3. Rasa Takdir dan Kebebasan
Tourtaleslights
Novel
Warisan Tanah Keluarga
Tourtaleslights
Novel
Pejabat Negeri Sonoharu
Tourtaleslights
Cerpen
17 Tahun Budak Cinta
Tourtaleslights
Flash
Bronze
#2. Langit Berbintang dan Rasa Takdir
Tourtaleslights
Novel
Keluarga Jamur
Tourtaleslights
Cerpen
Bronze
Airdrops Bingo
Tourtaleslights
Flash
Bronze
#4. Rasa dari Keputusan yang Belum Terungkap
Tourtaleslights
Cerpen
Bronze
Negri Sonooharu
Tourtaleslights
Cerpen
Bronze
Macaronion
Tourtaleslights