Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Romantis
Bronze
Terbungkus dalam Sunyi: Mencintai Dalam Diam
2
Suka
27,433
Dibaca

Dalam sudut pameran seni yang sunyi, Maya duduk sendirian, memandangi karya seni dengan kagum. Rambut panjangnya terurai, bergerak lembut oleh angin. Matanya yang cerah menyusuri setiap detail karya yang terpajang di depannya.

Maya, seorang seniman introvert yang menemukan ketenangan dalam kesunyian. Ekspresi dirinya lebih nyaman melalui seni daripada kata-kata. Kehidupannya melingkupi sunyi, tapi karya seninya menjadi ekspresi perasaannya yang paling otentik.

Dalam dunia seni yang sunyi itu, Maya meras...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp45.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Romantis
Novel
PERFECT
rismawatii
Cerpen
Bronze
Terbungkus dalam Sunyi: Mencintai Dalam Diam
Vincentius Atrayu Januar Dewanto
Novel
I Love Your Voice
Niken Ayu Winarsih
Novel
Bronze
Lacuna
deliaafebri
Novel
Gold
Sunset in Weh Island
Bentang Pustaka
Flash
Sebuah Pohon Sebuah Hidup
Hans Wysiwyg
Cerpen
Bronze
Cinta di Negeri Awan
Mochammad Ikhsan Maulana
Novel
Bronze
My Hidden Love
Krisna Yosepha
Novel
Be my Pacer in Marathon
Ockto Baringbing
Flash
Ding Dong, Bioskop, dan Kafe
Rafael Yanuar
Cerpen
Bila Wanita Patah Hati
myht
Novel
Kepingan Hujan Di Lembah Sembunyi
Mubarok Fatahillah
Cerpen
Bronze
Di Desanya Cinta Juga Begitu
Lian lubis
Novel
Love or Lies?
Filla Kirania
Novel
Rindu, Selau Kejadian Lama
Muhammad Alfi Rahman
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Terbungkus dalam Sunyi: Mencintai Dalam Diam
Vincentius Atrayu Januar Dewanto
Cerpen
Bronze
Mengubah Hidup Lewat Belajar
Vincentius Atrayu Januar Dewanto
Cerpen
Bronze
Cerita Anak Kos: Menemukan Arti Keluarga di Tengah Jauh dari Rumah
Vincentius Atrayu Januar Dewanto
Cerpen
Bronze
Di Antara Yogyakarta: Jejak Kenangan Cinta Mahasiswa Solo
Vincentius Atrayu Januar Dewanto
Cerpen
Bronze
KKN: Kisah Kita Nyata
Vincentius Atrayu Januar Dewanto