Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Horor
Bronze
Tau-Tau yang Tersenyum
1
Suka
4,525
Dibaca

Kabut tipis menggantung di udara pagi ketika Arga menuruni bus kecil di terminal Rantepao. Bau tanah basah bercampur aroma kopi Toraja yang mengepul dari warung pinggir jalan, menyambutnya seperti sapaan lembut yang anehnya membuat bulu kuduknya meremang. Ia memeluk erat tas ransel berisi kamera DSLR dan lensa tele, harta karun yang menemaninya ke mana pun. Hari itu, ia datang dengan satu tujuan: memotret tau-tau patung kayu yang diyakini sebagai representasi arwah leluhur di gua pemakaman Londa.

Arga adalah fotografer lepas yang gemar memburu subjek etnografi. Majalah tempat ia kerap mengirimkan karyanya tertarik membuat edisi khusus “Ritual Kematian Nusantara.” Toraja, dengan upacara Rambu Solo’ dan makam tebingnya, adalah surga visual. Namun, di balik semangat profesionalnya, ada dorongan pribadi: rasa penasaran pada cerita-cerita gaib yang sering ia anggap hanya bumbu wisata.

Sopir ojek yang ia sewa menembus jalanan sempit menuju Londa. Sepanjang perjalanan, Arga menatap sawah hijau yang berundak, kerbau yang berkubang, dan deretan Tongkonan yang atapnya melengkung bagai perahu terbalik. Semuanya tampak tenang, nyaris suci. Hanya saja, udara yang ia hirup terasa berat, seolah mengandung bisik-bisik yang tak terdengar.

“Pertama kali ke sini, Pak?” tanya sopi...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp5.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Horor
Novel
Gold
Fantasteen Injurious
Mizan Publishing
Cerpen
Bronze
Tau-Tau yang Tersenyum
Risti Windri Pabendan
Flash
Kaya
Dark Specialist
Novel
Sarandjana : Terjebak Malam
Adam Wiradi Arif
Cerpen
Bronze
Berbagi Rumah
Jasma Ryadi
Cerpen
Bronze
Hidup Di Alam Lain
Dewi Hana
Skrip Film
PENGASIHAN DAGANGAN
Rana Kurniawan
Novel
Bronze
LEUMPEUH YUNI (Ketika Tubuh Manusia Disalahgunakan)
Papp Tedd
Cerpen
Bronze
Di Balik Layar
Johanes Gurning
Cerpen
Bronze
Villa Anomali
Nabilla Shafira
Novel
Bronze
SRAPIT
Onet Adithia Rizlan
Skrip Film
Lonceng Kematian
Herman Siem
Flash
Sate Daging
Arlindya Sari
Cerpen
Wanita Berkebaya
Iena_Mansur
Flash
Berkemah Di Hutan Larangan
D. Rasidi
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Tau-Tau yang Tersenyum
Risti Windri Pabendan
Novel
Bronze
Hati yang Tak Seharusnya Singgah
Risti Windri Pabendan
Cerpen
Bronze
Chat yang Tak Pernah Terkirim
Risti Windri Pabendan
Flash
Bronze
Detik Terakhir
Risti Windri Pabendan
Novel
Bronze
Semalam Seharga Satu Miliar
Risti Windri Pabendan
Flash
Bronze
Kereta Terakhir
Risti Windri Pabendan
Flash
Bronze
Gudang Belakang Rumah Kakek
Risti Windri Pabendan
Flash
Bronze
Janji di Stasiun
Risti Windri Pabendan
Flash
Bronze
Kopi Pahit di Kantin
Risti Windri Pabendan
Flash
Bronze
Chat Salah Kirim
Risti Windri Pabendan
Flash
Bronze
Hujan di Balkon
Risti Windri Pabendan
Flash
Bronze
Hujan dan Payung Satu-satunya
Risti Windri Pabendan
Flash
Bronze
Bangku Taman yang Sama
Risti Windri Pabendan
Cerpen
Bronze
Malam Terakhir di Rumah Tua
Risti Windri Pabendan
Cerpen
Bronze
Malam di Sungai Lamandau
Risti Windri Pabendan