Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Drama
Bronze
Tato, Malam dan Kamu
0
Suka
176
Dibaca
Cerpen ini masih diperiksa oleh kurator

BAB 1 — MANTAN YANG DATANG MEMINJAM UANG

Namaku Lila.

Aku wanita karier.

Pekerjaanku menyita hampir seluruh hidupku. Pagi berangkat sebelum matahari benar-benar tinggi, malam pulang ketika jalanan sudah mulai sepi.

Aku tahu aku bukan pacar yang sempurna.

Aku sering membatalkan makan malam.

Sering lupa membalas pesan.

Bahkan beberapa kali tertidur ketika sedang video call.

Tapi satu hal yang tidak pernah kulakukan adalah mengkhianati orang yang kucintai.

Sayangnya, mantanku tidak berpikir seperti itu.

Aku mengetahui perselingkuhannya beberapa bulan lalu.

Dengan seorang LC.

Aku tidak membuat drama.

Tidak menangis di depan rumahnya.

Tidak memohon agar dia kembali.

Aku hanya mengakhiri hubungan kami.

Selesai.

Setidaknya menurutku.

Sampai suatu malam...

tok tok tok.

Aku membuka pintu.

Dan melihat orang yang paling tidak ingin kulihat.

Dia berdiri di depan rumahku.

Aku mengangkat alis.

“Kamu?”

Dia tersenyum canggung.

“Lila... boleh kita bicara?”

Aku menyandarkan tubuh ke pintu.

“Kalau soal balikan, nggak.”

“Bukan.”

“Terus?”

Dia menarik napas.

“Aku mau pinjam uang.”

Aku menatapnya.

Hening.

Lima detik.

Sepuluh detik.

Kemudian aku tertawa.

Bukan karena lucu.

Tapi karena tidak percaya.

“Kamu selingkuh sama perempuan lain.”

“Iya...”

“Kita putus.”

“Iya.”

“Terus sekarang kamu datang ke rumahku…”

Aku menunjuk dirinya.

“…buat minjam uang?”

Dia mengangguk pelan.

Aku menutup mata sebentar.

Ya Tuhan.

Ternyata manusia memang bisa kehilangan rasa malu setelah kehilangan pasangan.

Aku membuka pintu sedikit lebih lebar.

“Masuk.”

Dia terlihat lega.

Tapi aku langsung menambahkan,

“Biar aku bisa melihat dari dekat wajah orang yang cukup bodoh untuk meminta uang kepada mantannya sendiri.”

Senyumnya langsung hilang.

“Lila…”

Aku tersenyum.

“Duduk.”

Karena malam itu aku ingin tahu satu hal.

Seberapa parah sebenarnya masalah yang membuat lelaki yang sudah mengkhianatiku beran...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Drama
Cerpen
Bronze
Tato, Malam dan Kamu
Willia Mangun Putr
Novel
Irama Bulan
Ilestavan
Novel
Topeng: Macam-macam Kepalsuan
Tira Riani
Novel
Cakrawala Senja
Mirani Novenka Pramitasari
Flash
Maaf, Aku Lelah
Jasma Ryadi
Cerpen
Secangkir Teh yang Mendingin
Ezra Jo
Novel
Bronze
JOMBLO HALU
SITI NUR AISYAH
Novel
Gold
Hwaiting . . . ! From Seoul to Beijing
Mizan Publishing
Novel
Bronze
Dendam Tak Sudah
Arif Holy
Novel
Bumi Tanpa Langit
fotta
Flash
Bronze
Pertemuan Rahasia
Lirin Kartini
Flash
Bronze
Pak Yeee
Muhammad Yunus
Skrip Film
The Insurance
Bella Puteri Nurhidayati
Novel
Gold
Jodoh
Bentang Pustaka
Novel
Ketika Rumah Bukan Tempat Tinggal
Putri Zulikha
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Tato, Malam dan Kamu
Willia Mangun Putr
Cerpen
Bronze
Broken Vows
Willia Mangun Putr
Cerpen
Bronze
Bahagia Kecuali Aku (Repackage)
Willia Mangun Putr
Cerpen
Bronze
Dive
Willia Mangun Putr
Cerpen
Bronze
Panggilan dari Masa Depan
Willia Mangun Putr
Cerpen
Bronze
Terlalu Berwarna
Willia Mangun Putr
Cerpen
Bronze
Per te
Willia Mangun Putr
Cerpen
Bronze
Bahagia kecuali Aku
Willia Mangun Putr
Cerpen
Bronze
Sweet Scar
Willia Mangun Putr
Cerpen
Bronze
Between Vienna and Us
Willia Mangun Putr
Cerpen
Bronze
Kali kedua
Willia Mangun Putr
Cerpen
Bronze
Ular itu Rabun, Sayang
Willia Mangun Putr
Cerpen
Bronze
Kamar Nomor 13
Willia Mangun Putr
Cerpen
Bronze
Kamar 309
Willia Mangun Putr
Novel
Bronze
bulan hantu
Willia Mangun Putr