Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Slice of Life
Bronze
Tangis Hujan
1
Suka
4,283
Dibaca

[Pertemuan pertama : 4 Januari 2016]

Tetes air yang berjatuhan dari langit belum juga berhenti. Awan kelabu masih bergelayut manja di angkasa. Tanda bahwa hujan tidak akan pergi dengan segera. Pemuda itu merapatkan jaketnya guna menghalau dingin. Seharusnya dia sudah sampai rumah jika bukan karena tugas sialan yang harus segera diselesaikan. Pulangnya jadi terlambat. Lalu kini, terjebaklah dia di emperan toko karena hujan. Untung saja tokonya tutup.

Waktu terus berjalan, rasa bosan berdatangan, belum lagi kenangan yang muncul ke permukaan. Matanya terpejam kala hela napas panjang berembus dari hidung. Dia mencoba menetralisir segala rasa benci yang mulai melingkupi hati, memori-memori menyakitkan datang bertubi, menyiksanya tanpa henti.

Suara decit rem juga tubrukan antara benda keras kini menggema dalam pikirannya. Lelaki muda itu memukul-mukul kepala sendiri dengan tangan. Berusaha sadar dan lepas dari jerat ingatan yang begitu menyakitkan.

Cepat-cepat dia mengambil ponsel di saku celana bagian kanan dan earphone dari saku lainnya. Disetelnya musik mengentak dengan volume yang tinggi. Setidaknya bising di kepala sirna meski bayarannya adalah sakit telinga.

"Suka hujan?"

Tepukan pada pundaknya mengalihkan atensi. Menoleh, yang didapati adalah seorang gadis dengan sebagian wajah tertutup rambut panjang nan basah. Pemuda itu tersentak, kaget, ...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp4.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Slice of Life
Cerpen
Bronze
Tangis Hujan
Arsya
Cerpen
Gara-gara Jemuran Tetangga
Ais Aisih
Cerpen
Ginastel di Bulan Bagus
Desto Prastowo
Cerpen
Bronze
CHARLIE
Shinta Larasati Hardjono
Cerpen
Bronze
Submerge
Faisal Susandi
Cerpen
Bronze
Secarik Kertas dengan Selarik Kalimat
Munkhayati
Cerpen
Terra Valley Rise of The Golem Empire
Tourtaleslights
Cerpen
Bronze
Aku Dan Ariadne
Vitri Dwi Mantik
Cerpen
Bronze
Pertarungan sengit penguasa hutan dan nyi tosa
najlah
Cerpen
24 Jam
Devi Wulandari
Cerpen
Bronze
Asa Untuk Iza
Rafiu H
Cerpen
Bronze
INSOMNIA
Intan Andaru
Cerpen
KABULKU
Racelis Iskandar
Cerpen
Bronze
Kenangan Pada Sebuah Jam Tangan
Yuisurma
Cerpen
Bakpau
Flaww
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Tangis Hujan
Arsya
Novel
Bitterness
Arsya