Username/Email
Kata Sandi
Alamat Email
Kata Sandi
Jenis Kelamin
Langit di atas kota sore itu digelayuti awan mendung yang tebal, mencerminkan gejolak emosi yang tengah memuncak di antara tiga insan. Di sebuah kafe berkonsep minimalis di sudut kota, Jason duduk berseberangan dengan Ameera. Di meja kayu di antara mereka, dua cangkir kopi yang telah mendingin menjadi saksi ketegangan yang menggantung di udara.
Pertemuan ini terjadi tepat sehari setelah Jason berusaha meluruskan kesalahpahaman dengan Dikara. Namun, masalah tak lantas usai begitu saja. Foto yang diunggah Ameera beberapa hari lalu—ditambah sikap Ameera yang terlampau perhatian dan intens mendekatinya di kampus—telah meninggalkan luka mendalam bagi Dikara. Dikara bahkan sempat meminta waktu untuk sendiri, membiarkan hubungan mereka berada di ambang batas kehancuran. Jason yang tidak ingin kehilangan Dikara sadar, ia harus menyelesaikan akar permasalahannya langsung dengan Ameera.
"Ameera, aku minta kamu jujur sama aku," buka Jason dengan nada suara rendah namun tegas. Matanya menatap lurus pada gad...