Username/Email
Kata Sandi
Alamat Email
Kata Sandi
Jenis Kelamin
Santo Lubis menatap layar ponselnya seperti sedang menatap nasib. Hero yang ia mainkan di permainan moba itu sudah terkapar, layar berubah abu-abu, dan tulisan "Defeat" muncul dengan kejam, tanpa empati. Ia menghela napas panjang, lalu menjatuhkan ponsel ke atas kasur kosannya.
“Parah,” gumamnya. “Build aku kacau banget. Tim juga kagak ada yang backup.”
Di ujung kasur, Grace Yunika duduk bersila sambil memeluk bantal. Rambutnya diikat asal, kaus putih kebesaran dengan gambar karakter kartun Cina entah siapa. Dari tadi ia menonton Santo bermain, pura-pura fokus, padahal sesekali matan...