Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Drama
Bronze
Stella : Surat Tinta Emas
2
Suka
30,738
Dibaca

“Aku akan menikahimu, sungguh.”

Gadis itu menggeleng. “Aku hanya akan merepotkanmu. Kau tahu betapa lemahnya tubuh ini. Hanya—”

“Akan kucari!” sambung si pemuda berperawakan tinggi dengan surai coklat gelap itu. “Akan kucari sampai dapat. Janji!” sambungnya penuh keyakinan.

Gadis cantik yang mungkin menginjak umur dua puluh awal, dengan mata merah darahnya, mau tidak mau tersenyum. “Kau memang selalu egois Charl,” gumamnya. Namun jantungnya berdegup kencang dengan wajah bersemu merah. “Seperti biasa, aku hanya bisa mengalah. Akan kutunggu ... sampai kapan pun.”

***

Charlie terbangun dari tidur, tanpa terasa air matanya menetes turun. “Selalu saja begini,” gumamnya mencela diri sendiri.

Pemuda itu menyibak selimut dan tiba-tiba gerakannya berhenti, matanya melotot. Ada sesuatu yang mengejutkannya, dan sesuatu itu sama sekali tidak boleh dikejutkan. Perlahan-lahan, Charlie menutupkan kembali selimutnya ke sesuatu itu dan dia turun dari kasur. Dengan gerakan lambat, lambat sekali.

Charlie menghela napas lega menyadari sesuatu itu sama sekali tidak bangun. Bergerak pun enggan. “Kau memang tukang tidur,” Charlie bergumam. Walaupun begitu, mulutnya tersenyum.

Dengan hati-hati, Charlie mengelus lembut rambut putih tebal milik si kucing yang sejak semalam tadi tidur sekasur. Dia tak mau hewan itu mengamuk dan mencakari wajahnya seperti minggu terakhir hanya karena tidurnya diganggu. Selama dia tidak bangun sendiri, Charlie harus berpikir dua kali untuk membuatnya terjaga.

Pemuda ini mengunci...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp5.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Drama
Cerpen
Bronze
Stella : Surat Tinta Emas
Adidan Ari
Novel
Gold
Cotton Candy Love
Bentang Pustaka
Skrip Film
ALL ABOUT G!
salwa safira
Cerpen
Bronze
Tujuh Puncak & Dua Priaku
Xie Nur
Skrip Film
1024 : We're All Done
Pradita Dina Salsabila
Flash
Bronze
Bangun Cinta
Aizawa
Novel
Uttara
corry atur
Novel
Anak Desa
Nicanser
Flash
Bronze
REBUSAN KOSONG
IGN Indra
Cerpen
DIA YANG TIDAK PERNAH TERSENYUM
Meliana
Novel
Alur Cerita
diajengsekar
Cerpen
Asmara Terlarang Bu Guru
Yovinus
Novel
Bronze
Anak-anak Surya : kisah anak bangsawan dan nostalgia 90an
Alwinn
Flash
Manusia hidup atas rahmat Tuhan yang pengasih
Grimmer
Cerpen
Bronze
Gadis Kecil dan Perawat Tanaman yang Bicara Pada Bunga-bunga
Habel Rajavani
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Stella : Surat Tinta Emas
Adidan Ari
Novel
Di Balik Pintu Merah
Adidan Ari
Novel
Bronze
Giok Langit
Adidan Ari