Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Slice of Life
Bronze
Sore Hari Setelah Ibu Tiada
0
Suka
1,855
Dibaca
Cerpen ini masih diperiksa oleh kurator

Kupikir saat Ibu pergi, aku akan siap. Nyatanya, kehilangan bukan tentang waktu, melainkan tentang siapa yang ikut hilang bersamanya.

Sore itu, langit mendung enggan menurunkan hujan. Rumah terasa lebih sepi dari biasanya, meskipun banyak orang mondar-mandir sejak pagi. Setelah Ibu dimakamkan, orang-orang mulai pulang. Doa menguap bersama aroma bunga kamboja yang tersisa di halaman.

Aku duduk sendiri di kamar Ibu. Tirai masih terbuka separuh, membiarkan cahaya senja masuk samar. Di balik ketenangan langit, dadaku sesak. Rasanya aneh. Tidak ...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Slice of Life
Cerpen
Bronze
Sore Hari Setelah Ibu Tiada
Jasma Ryadi
Cerpen
Bronze
Baliho
Muhaimin El Lawi
Cerpen
Bronze
Di Bawah Tebing Terjal Pemanjatan
Ismail Ari
Cerpen
Bronze
Matahari Kembar di Langit Bruistagi
Sri Wintala Achmad
Cerpen
Bronze
Benang Merah Kehidupan
Larasatijingga
Cerpen
Lost In Translation (Karena kamus saja tidak cukup)
Lada Ungu
Cerpen
Tentang Dia yang Tak Memiliki Bayang-bayang
Lily N. D. Madjid
Cerpen
Bronze
Satu Kali Lagi
Jasma Ryadi
Cerpen
Bahasa Bunga
zain zuha
Cerpen
Bronze
Si Kecil di Tepi Jalan
Anggrek Handayani
Cerpen
Bronze
Rungkat
artabak
Cerpen
Bronze
Prajurit Cahaya
Shinta Larasati Hardjono
Cerpen
Bronze
KEPALA IKAN
Rara3
Cerpen
Kakek dan Tasbih Usang
Alwi Hamida
Cerpen
Bronze
My Husband
Anisah Ani06
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Sore Hari Setelah Ibu Tiada
Jasma Ryadi
Flash
Sisa Rindu
Jasma Ryadi
Flash
Mereka Bilang Aku Setan
Jasma Ryadi
Flash
Di Tepi Jurang
Jasma Ryadi
Cerpen
Bronze
Satu Kali Lagi
Jasma Ryadi
Cerpen
Bronze
MCK di Ujung Kampung
Jasma Ryadi
Flash
Diam yang Menghukum
Jasma Ryadi
Flash
Senja yang Dilepas
Jasma Ryadi
Flash
Satu Langkah Setelah Luka
Jasma Ryadi
Flash
Aku dan Sebatang Rokok di Tangannya
Jasma Ryadi
Flash
Bu, Mengapa Orang-Orang Mati?
Jasma Ryadi
Flash
Tuhan, Jadikan Hariku Senin Selalu
Jasma Ryadi
Flash
Mengapa Harus Ada Cinta dalam Pernikahan
Jasma Ryadi
Cerpen
Bronze
Firasat Mimpi
Jasma Ryadi
Cerpen
Bronze
Ayah, Ke Mana Orang-Orang Setelah Mati?
Jasma Ryadi