Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Slice of Life
Bronze
Sipanggaron
0
Suka
12,518
Dibaca

Apakah Raja pernah memilih untuk menjadi orang terakhir dari keturunan Sipanggaron? Sama sekali tidak. Malah, dia ingin sekali melepas marga itu. Dia ingin seperti mereka, teman-temannya, yang mempunyai persekutuan marga. Masalahnya Sipanggaron adalah tunggal. Persis dengan dirinya, tunggal; terakhir hingga akhir zaman. Kecuali, ya, kecuali dia bisa menghasilkan anak.

Tapi, soal anak nanti dululah. Sebelum usia 30 tahun, Raja adalah sosok suka-suka. Sebagai anak tunggal dan keturunan marga Sipanggaron satu-satunya, dia memiliki segalanya. Tidak perlu bicara soal tanah karena seluruh sawah maupun ladang di Hutalaen, kampungnya, adalah milik dia. Bahkan, kalau dia mau berperkara, seluruh tanah di Kecamatan Aekbeda juga miliknya. Kecamatan yang berada di seberang kabupaten sana itu dulunya adalah tanah le...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp10.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Slice of Life
Cerpen
Bronze
Sipanggaron
Muram Batu
Cerpen
Semar Mendem
hyu
Cerpen
Bronze
Saatnya
Nabilla Shafira
Cerpen
Bronze
Jam Pulang yang Selalu Sama
Aulia umi halafah
Cerpen
Guru Utara dan Selatan
Irvinia Margaretha Nauli
Cerpen
Bronze
Pekerja Kontrak
Karlia Za
Cerpen
Bronze
By Your Side
Bisma Lucky Narendra
Cerpen
Bronze
𝐀𝐮𝐭𝐡𝐨𝐫 𝐜𝐮𝐫𝐡𝐚𝐭 𝐧𝐢𝐡 𝐆𝐮𝐲'𝐬
Langitttmallam
Cerpen
Esok Masih Akan Terus Berjalan
Rein Senja
Cerpen
Basa Basi Bisa
Zakiyatus Solihah
Cerpen
SEPULUH
Muhammad Sapril
Cerpen
Racau
Rafael Yanuar
Cerpen
KABULKU
Racelis Iskandar
Cerpen
Déjà Vu
Firman Fadilah
Cerpen
Bronze
NAMA BAYIKU CORDELIA
Shinta Larasati Hardjono
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Sipanggaron
Muram Batu
Cerpen
Bronze
Kisah yang Diakhiri dengan Kata Maki
Muram Batu
Cerpen
Bronze
Tengkorak Kakek di Makam Pahlawan
Muram Batu
Novel
Bronze
Laron Jakarta
Muram Batu
Cerpen
Bronze
Dongeng Pulau Merah dan Pengarangnya
Muram Batu
Cerpen
Bronze
Dilarang Berharap pada Gigi Palsu
Muram Batu
Cerpen
Bronze
Tuah Kumis Tikus
Muram Batu
Cerpen
Bronze
Buruh di Tanah Sendiri
Muram Batu
Cerpen
Bronze
Belalang dan Ramalan yang Tak Selesai
Muram Batu
Cerpen
Bronze
Restaurant Jang Kie
Muram Batu
Cerpen
Bronze
Panau Jawa
Muram Batu
Cerpen
Bronze
Kerah Baju dan Balon Ungu
Muram Batu
Cerpen
Bronze
Masjid Pensiunan
Muram Batu
Cerpen
Bronze
Atas Nama Anjing
Muram Batu
Cerpen
Bronze
Pembunuh Cicak
Muram Batu