Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Slice of Life
Bronze
Siapa Lagi yang Aku Miliki?
0
Suka
5,053
Dibaca
Cerpen ini masih diperiksa oleh kurator

Siapa Lagi yang Aku Miliki?


 

Puna masih terus memandangi rumah bercat putih dengan halaman luas berpagar teralis besi itu, rumah adiknya, Dikin. Langkah Puna terhenti tepat saat ia akan memencet bel rumah. Ada sesuatu yang menghentak pedalamannya, ada sesuatu yang mencegah dirinya untuk melakukan itu, perasaan-perasaan itu kemudian berubah menjadi semacam kekhawatiran.

“Bagaimana jika Dikin tak mau bertemu denganmu yang miskin?”

“Bagaimana jika Dikin me...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp5.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Slice of Life
Cerpen
Bronze
Siapa Lagi yang Aku Miliki?
Juli Prasetya
Cerpen
Bronze
Dua Gadis Harukis & Lelaki Wibu
Juli Prasetya
Cerpen
Bronze
When words become home
Langitttmallam
Cerpen
Bronze
Sejakartanya Jakarta
Muram Batu
Cerpen
Kompas
Hai Ra
Cerpen
Gunung dan Kucingnya
Nidaul Ainiyah
Cerpen
Mata Cekung Mbah Kukung
Nabil Jawad
Cerpen
Bronze
Ginastel di Bulan Bagus
Desto Prastowo
Cerpen
Bronze
LALAT-LALAT BERSAYAP DURI
Sri Wintala Achmad
Cerpen
Bronze
Buat Apa Membeli Kembang Api?
Juli Prasetya
Cerpen
Bronze
Jadi Diri Sendiri Aja, Ta...
angin lembah
Cerpen
Bronze
Eulogi Hama
Adam Nazar Yasin
Cerpen
Hal Yang Lucu
Cassandra Reina
Cerpen
Polwan cita-cita ku
Nesya Nurbaeyinah
Cerpen
Bronze
Ketika Milo Mati
Jasma Ryadi
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Siapa Lagi yang Aku Miliki?
Juli Prasetya
Cerpen
Bronze
Dua Gadis Harukis & Lelaki Wibu
Juli Prasetya
Cerpen
Bronze
Perempuan Anonim
Juli Prasetya
Cerpen
Bronze
Buat Apa Membeli Kembang Api?
Juli Prasetya
Cerpen
Bronze
Perempuan yang Memandangi Sungai & Guguran Daun-daun Akasia
Juli Prasetya
Cerpen
Bronze
Aku Hujan, Kau Berteduh
Juli Prasetya
Novel
Bronze
Dasakriya; Dhalang Kraman dari Lembah Hulawardane
Juli Prasetya
Cerpen
Bronze
Seorang Lelaki yang Mematahkan Rusuknya Sendiri
Juli Prasetya