Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Horor
Bronze
Si Kancil Dikeloni Kunti
0
Suka
12,179
Dibaca

Alkisah. Dahulu kala, di sebuah desa—desa yang pertanahannya belum ditumbuhi pepohonan beton menjulang; desa yang airnya belum mengalir berwarna kecokelatan di atas sungai-sungai beraspal—yang rimbun menghijau dengan pepohonan bambu dan tanah kecokelatan yang menguarkan petrikor sesaat langit memperhujankan, hiduplah seorang gadis bernama: Jeng Kelon, nirsufiks -i atau -kan, apalagi ditambahi dong.

Sebuah nama yang diberikan oleh orang tuanya dan ...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp3.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Horor
Cerpen
Bronze
Si Kancil Dikeloni Kunti
Andriyana
Cerpen
Bronze
Pohon Toge yang Mencari Kacang Merah
Mochammad Ikhsan Maulana
Flash
Bronze
Pemakaman Jhon Mortonson karya Ambrosr Bierce penerjemah : ahmad muhaimin
Ahmad Muhaimin
Cerpen
Bronze
Jam Dinding
Reja Fahleza
Novel
Bronze
CURSE
Yattis Ai
Novel
Bronze
Charlie, Charlie Are You There?
Lewi Satriani
Skrip Film
VARANASI
Herman Siem
Novel
Ghost Story
Ainun
Cerpen
Bronze
Adam
Jasma Ryadi
Cerpen
Bronze
Tangkara
Abdurrazzaq Zanky
Novel
Bronze
Creepypasta
Yukki Kana
Cerpen
Bronze
GAGAK DAN KUTUK
Bungaran gabriel
Cerpen
Kursi Kosong
Arjun
Cerpen
Bronze
Bunker Jepang
Christian Shonda Benyamin
Cerpen
Bronze
Dharmawangsa
Christian Shonda Benyamin
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Si Kancil Dikeloni Kunti
Andriyana
Cerpen
Bronze
Hal Ini Bisa Saja Terjadi
Andriyana
Flash
Bronze
Microwife
Andriyana
Flash
Bronze
Kedinginan
Andriyana
Flash
Bronze
Si Gadis Berkucir Satu
Andriyana
Cerpen
Bronze
Berlari dari Kematian
Andriyana
Flash
Sang Pemanggil
Andriyana
Flash
Bronze
Sosok Bapak
Andriyana
Flash
Bronze
Apa Makna Hujan Bagimu?
Andriyana
Skrip Film
Cahaya Diani
Andriyana
Flash
Pilot
Andriyana
Flash
Bronze
Monyet Bersayap Kupu-kupu
Andriyana
Cerpen
Bronze
Dua Kisah dalam Satu Taring
Andriyana
Flash
"Jadi" Hamil, Enggak?
Andriyana
Cerpen
Mati Itu Pasti; Lapar Itu Setiap Hari
Andriyana