Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Drama
Bronze
Seuntai Kata Maaf
1
Suka
23,344
Dibaca
Cerpen ini masih diperiksa oleh kurator

           Lila hanya mampu meneteskan airmatanya melihat keadaan Mbak Ayu yang terlihat lemah tak berdaya. Kasihan Mbak Ayu, untuk bernafaspun ia harus dibantu dengan tabung oksigen. Belum lagi selang infus di kedua tanganny. Lila benar-benar tak tega melihatnya. Apalagi saat itu Budhe Dibyo tetangganya menayakan kehadiran Ibu dan Bapak. Ada yang terasa mengiris hatinya. Karena sampai saat ini kedua orang tuanya tidak peduli dengan keadaan Mbak Ayu. Budhe Dibyo datang bersama dengan Ibu-ibu yang lain untuk membesuk Mbak Ayu. Lila berusaha untuk tidak mendengarkan ketika Ibu-ibu itu mulai kasak kusuk membicarakan ibunya juga keadaan Mbak Ayu. Apapun kata mereka, pastilah bukan hal yang baik. Sesaat kemudian para pembesuk pamit untuk pulang. Lila me...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Drama
Novel
Primadona
Rizka W. A
Flash
Bronze
Liontin Si Anak Kembar
Sulistiyo Suparno
Cerpen
Bronze
Seuntai Kata Maaf
Muktiar Selawati
Novel
Bronze
Menatap Awan Menggapai Bintang
Rival Ardiles
Novel
Keping Hati
RiniKa
Flash
TEGO
Martha Z. ElKutuby
Flash
Matahari Terbit di Kelopak Mata Ibu
Rizki Mubarok
Novel
Bronze
Sofia
silvi budiyanti
Novel
Dearly
MiiraR
Skrip Film
Elegi
Andini Pradya Savitri
Novel
KAKTUS
L.Biru
Flash
Bronze
Sazadah Terurai Air Mata
Herman Sim
Cerpen
Bronze
Nasi Megono Mak Kudung
Sulistiyo Suparno
Cerpen
Coba Sekali Lagi
Rizki Mubarok
Cerpen
Randu Menggelayut
natata
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Seuntai Kata Maaf
Muktiar Selawati
Novel
Will You Divorce Me? (Catatan Hitam Putih Seorang Istri)
Muktiar Selawati
Novel
Sepenggal kisah 98
Muktiar Selawati