Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Misteri
Bronze
Sepucuk Surat dari Masa Lalu
0
Suka
5,519
Dibaca

Judul: Sepucuk Surat dari Masa Lalu

Bab 1: Rumah Tua di Ujung Kampung

Angin sore meniup perlahan saat Saka menjejakkan kaki di depan rumah tua berarsitektur kolonial yang sudah lama tak dihuni. Cat temboknya mengelupas, daun pintu berderit tiap kali tertiup angin. Ini adalah rumah mendiang neneknya, Ibu Rini, yang meninggal dua bulan lalu. Warisan terakhir yang ditinggalkan kepada Saka, cucu satu-satunya.

"Kenapa harus aku?" gumam Saka pelan sambil membuka pintu dengan kunci yang dikirim lewat...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp5.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (1)
Rekomendasi dari Misteri
Cerpen
Bronze
Sepucuk Surat dari Masa Lalu
Fahri Nurul A'la
Flash
Arya Vati
Silvia
Cerpen
Bronze
Ujung Koridor
Christian Shonda Benyamin
Novel
Bronze
Sentinel of Truth
Maquia
Cerpen
STICKER
Bie Farida
Flash
Pelangi Tiga Warna
Yaraa
Cerpen
Bronze
Kesulitan Menyeberangi Sebuah Ladang karya Ambrose penerjemah ahmad muhaimin
Ahmad Muhaimin
Flash
Bronze
Lebaran Yang Berbeda
Rere Valencia
Cerpen
Bronze
Melawan Waktu: Satu Langkah ke Depan
Dian Herdiawan
Flash
Suara dari Kamar 213
Penulis N
Cerpen
Bronze
Kesulitan Menyeberangi Sebuah Ladang karya Ambrose penerjemah ahmad muhaimin
Ahmad Muhaimin
Cerpen
Bronze
Jejak Pulang Yang Berdarah
Christian Shonda Benyamin
Novel
Rodan Rodin
HAA
Novel
Lakon-Lakon Persona
Zya Zura
Cerpen
Bronze
Dari Aku Untukku
Christian Shonda Benyamin
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Sepucuk Surat dari Masa Lalu
Fahri Nurul A'la
Cerpen
Bronze
Ketika Dunia Tak Lagi Mengingat Namamu
Fahri Nurul A'la
Cerpen
Bronze
Satu Nama yang Tak Pernah Hilang
Fahri Nurul A'la
Cerpen
Bronze
Bayang di Balik Jendela
Fahri Nurul A'la
Cerpen
Bronze
Pintu Keempat di Lorong Waktu
Fahri Nurul A'la
Flash
Bronze
Tamu Tengah Malam
Fahri Nurul A'la
Flash
Bronze
Kamar Nomor 7
Fahri Nurul A'la
Flash
Keluarga di Toko Bunga Phoenix
Fahri Nurul A'la