Username/Email
Kata Sandi
Alamat Email
Kata Sandi
Jenis Kelamin
Sorak-sorai penonton yang bergemuruh, bagai picu yang ditarik di pusat memori kepala Yazid. Dalam sekejap, ingatan tentang masa lalu meledak dan berhamburan tak terbendung. Seperti air bah, semua kenangan itu membanjiri benaknya seketika. Entah mengapa, setiap kenangan yang terlintas, selalu saja didominasi bayangan satu sosok yang sama. Sosok yang selalu mengisi hari-hari Yazid di masa lalu. Sosok Arum Kinasih.
***
Arah pandang Yazid saat ini memang tertuju ke tengah sungai berair surut. Pada sosok-sosok yang berjibaku melawan pekatnya lumpur Kuala Getek. Pada pemuda-pemuda yang tak berhenti menarik-dorong dua batang bambu pendayung. Namun, ingatan Yazid justru melompati mas...