Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Drama
Bronze
Seorang Lelaki yang Mematahkan Rusuknya Sendiri
13
Suka
14,947
Dibaca

Seorang Lelaki yang Mematahkan Rusuknya Sendiri


 

“Kau tahu Ra, jodoh memang di tangan Tuhan. Tapi ingat, ketika umur sudah mencapai 30 ke atas, Tuhan lepas tangan” kata Kimit suatu kali, nama aslinya Nurismit ia sahabatku sejak kecil. Ia adalah seorang lelaki menyebalkan berumur setengah abad, dan masih sendirian. Tidak memiliki istri, tidak memiliki anak, tidak memiliki keluarga, ia yatim piatu sedari kecil. D...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp50.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Drama
Cerpen
Bronze
Seorang Lelaki yang Mematahkan Rusuknya Sendiri
Juli Prasetya
Novel
Bronze
BATAS SENJA MENUJU PAGI
Ayu ambar asih
Novel
Sebening Cinta Sabrina
Ahliya Mujahidin
Novel
Misi Cinta Paling Sulit Sedunia
Muhammad Haikal
Novel
Menyatukan Kepingan Diri
Rani Septiani
Flash
Aku dan Sebatang Rokok di Tangannya
Jasma Ryadi
Novel
Maaf Aku Meniduri Ranjangmu
Aji Najiullah Thaib
Novel
Rumah Sepasang Luka
Reza Lestari
Komik
Do you hate me ?
takatin
Novel
PANCA-GILA : Ucup left The Group
Alvin Raja
Novel
Meraki, Sebuah Catatan Kehidupan
Dian Y.
Novel
Gold
Metamorfosa
Mizan Publishing
Novel
Kreator & Kacamata - The Anthology 2
Kosong/Satu
Skrip Film
ALL ABOUT G!
salwa safira
Flash
Bronze
Kalau Agama Bisa Ngomong...
Shabrina Farha Nisa
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Seorang Lelaki yang Mematahkan Rusuknya Sendiri
Juli Prasetya
Cerpen
Bronze
Dua Gadis Harukis & Lelaki Wibu
Juli Prasetya
Cerpen
Bronze
Aku Hujan, Kau Berteduh
Juli Prasetya
Cerpen
Bronze
Buat Apa Membeli Kembang Api?
Juli Prasetya
Cerpen
Bronze
Siapa Lagi yang Aku Miliki?
Juli Prasetya
Novel
Bronze
Dasakriya; Dhalang Kraman dari Lembah Hulawardane
Juli Prasetya
Cerpen
Bronze
Perempuan Anonim
Juli Prasetya
Cerpen
Bronze
Perempuan yang Memandangi Sungai & Guguran Daun-daun Akasia
Juli Prasetya