Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Drama
Bronze
Senja Di Ujung Jalan
5
Suka
13,232
Dibaca

Matahari perlahan mulai tenggelam di balik bukit, menyisakan cahaya oranye yang lembut membelai wajah-wajah orang yang melintas di jalan kecil itu. Udara sore terasa sejuk, namun ada sedikit dingin yang menusuk tulang. Di tepi jalan, seorang pria paruh baya duduk di bangku kayu tua, matanya menerawang jauh ke arah cakrawala. Ia adalah Pak Rudi, seorang pensiunan guru yang sudah hampir sepuluh tahun tinggal sendiri di rumah sederhana di ujung jalan itu.

Pak Rudi selalu datang ke tempat ini setiap sore. Baginya, senja adalah waktu untuk merenung, mengingat kembali kenangan-kenangan yang kadang membuatnya tersenyum, tapi lebih sering membawa air mata. Hari ini pun tak berbeda. Sambil menatap langit yang semakin gelap, ia menggenggam erat sebuah foto lusuh dalam sakunya. Foto itu adalah satu-satu...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp10.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Drama
Novel
Moon On The Water
rayba lonehuman
Cerpen
Bronze
Senja Di Ujung Jalan
Tino Perdiyansya
Novel
Bronze
Polemik Kehidupan Dibalik Keceriaan
EMERENCIA
Novel
Bronze
Aku kamu dan koma
yulindraaulia
Novel
Musyafir Cinta
Minah Harnoto
Skrip Film
Sekali Lagi
intan sofia rahmah
Skrip Film
Tell Me What Your Wish?
Humming-Moon
Flash
Bronze
Mawar Tak Berduri
Herman Sim
Novel
Bronze
Money Baby
Naomi Saddhadhika
Skrip Film
Lompat
Muhammad Alfi Rahman
Flash
Sandwich
Sofia A.
Flash
Bronze
janji suci
Okhie vellino erianto
Novel
Aku Ingin Ayahku Mati!
Putri Zulikha
Novel
Bronze
SILENT TSUNDERE
Xchalant
Novel
Aku selalu besedih
Dwi Agus Setyawan
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Senja Di Ujung Jalan
Tino Perdiyansya
Cerpen
Bronze
Sehelai Benang Emas
Tino Perdiyansya
Novel
Aku Bereinkarnasi Bersama AI di Dunia Lain
Tino Perdiyansya
Flash
Detik Jari Di Era Tiktok
Tino Perdiyansya
Flash
Bronze
Seutas Benang Merah
Tino Perdiyansya