Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Horor
Bronze
Senandung Lukisan
0
Suka
5,011
Dibaca

Di sebuah kota kecil yang tenang, tersembunyi di balik hijaunya perbukitan Jawa Tengah, Arka menemukan apa yang ia yakini sebagai surga bagi seorang penulis: sebuah rumah tua bergaya kolonial dengan arsitektur yang megah namun tampak usang. Fasadnya yang kusam dan jendela-jendelanya yang besar seolah menyimpan seribu cerita yang belum terungkap. Di sinilah Arka, seorang penulis novel horor yang sedang mencari inspirasi baru, memutuskan untuk memulai hidup baru. Ia membayangkan hari-harinya dipenuhi dengan imajinasi, menghabiskan waktu di balik meja kerjanya yang menghadap ke kebun, menciptakan narasi-narasi menyeramkan yang akan memukau pembacanya.

Namun, harapan dan imajinasinya perlahan mulai buyar. Di malam pertamanya, saat Arka sedang asyik menata buku-bukunya di ruang kerja, sebuah suara lirih menghentikan gerakannya. Bukan suara yang bising, melainkan sebuah senandung lembut, melankolis, yang seolah-olah berasal dari balik dinding kamarnya. Awalnya, ia mengabaikannya. Mungkin itu hanya suara angin yang berdesir, atau tetangga yang menyetel radio dengan volume kecil. Ia berusaha meyakinkan dirinya, mengabaikan perasaan ganjil yang mulai merayap di benaknya, dan melanjutkan aktivitasnya.

Namun, senandung itu bukan hanya sekali. Hari-hari berikutnya, suara itu semakin sering terdengar. Senandung itu tidak pernah berubah, selalu dengan nada yang sama, sebuah melodi yang membuat bulu kuduk Arka berdiri. Perlahan tapi pasti, senandung itu mulai memancing rasa penasaran yang morbid dalam dirinya. Sebagai seorang penulis horor, ia memiliki ketertarikan aneh terhadap hal-hal ganjil dan mengerikan. Arka mulai mendengarkan dengan saksama, mencoba melacak sumber suara itu. Ia menempelkan telinganya ke dinding, berjalan menyusuri setiap sudut ruangan, berharap menemukan celah atau petunjuk yang bisa menjelaskan misteri di balik senandung itu.

Senandung itu menjadi musik latar dari setiap hari yang ia lalui di rumah itu. Saking seringnya, Arka mulai merasa senandung itu ditujukan khusus untuknya. Ia merasa seolah-olah ada sesuatu yang ingin berkomunikasi dengannya, dari balik dinding yang dingin dan sunyi. Arka yang awalnya skeptis, kini mulai menyadari bahwa ada sesuatu yang tidak beres di rumah ini. Perasaannya campur aduk antara rasa takut dan ketertarikan. Ia mulai menulis tentang pengalaman anehnya itu, menuangkan setiap detail dari suara senandung yang ia dengar ke dalam buku hariannya, tanpa menyadari bahwa ia sedang membuka pintu bagi sesuatu yang jauh lebih gelap.

Inspirasi yang ia cari-cari kini datang dengan sendirinya, namun tidak dalam bentuk yang ia inginkan. Alih-alih ide-ide yang segar dan orisinal, Arka mulai terobsesi dengan senandung itu. Ia mulai menciptakan sebuah karakter utama yang juga mendengar suara-suara dari balik dinding, terjebak di dalam sebuah ru...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp12.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Horor
Cerpen
Bronze
Senandung Lukisan
Christian Shonda Benyamin
Cerpen
Bronze
Ketika Malam Itu
Nabilla Shafira
Novel
ILAFAT
Topan We
Flash
Pagi yang Sempurna
Nurai Husnayah
Cerpen
Permainan Kematian
Chie Kudo
Flash
Bronze
Kutukan kastil tua
HERLIYAN BERCO
Novel
Bronze
Perjanjian~Novel~
Herman Sim
Flash
Bronze
Diperbudak
Omius
Novel
Gold
Fantasteen Hunted
Mizan Publishing
Komik
NOCTURNAL
Alien Witchcraft
Flash
Bronze
Tumbal di Sumur Tua
Risti Windri Pabendan
Skrip Film
DERING KM 16
R Hani Nur'aeni
Flash
Angin dan Daun Yang Jatuh
Salman Faris
Cerpen
Bronze
Diteror 2 Hantu
Sri Wintala Achmad
Flash
Bronze
Di Tepi Kawah Saweri
Anjrah Lelono Broto
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Senandung Lukisan
Christian Shonda Benyamin
Cerpen
Bronze
Rumah Tua
Christian Shonda Benyamin
Cerpen
Bronze
Pintu Retak
Christian Shonda Benyamin
Cerpen
Bronze
Kamera Tua
Christian Shonda Benyamin
Cerpen
Bronze
Panggilan Dari Bawah Tanah
Christian Shonda Benyamin
Cerpen
Bronze
Arga
Christian Shonda Benyamin
Cerpen
Bronze
Bayangan Reno
Christian Shonda Benyamin
Cerpen
Bronze
Dari Aku Untukku
Christian Shonda Benyamin
Cerpen
Bronze
Kata Terlarang
Christian Shonda Benyamin
Cerpen
Bronze
Suara Penyiar Radio
Christian Shonda Benyamin
Cerpen
Bronze
Simfoni Terlarang
Christian Shonda Benyamin
Cerpen
Bronze
Galeri Lukisan Oscar
Christian Shonda Benyamin
Cerpen
Bronze
Kacamata Paman
Christian Shonda Benyamin
Cerpen
Bronze
Kutukan
Christian Shonda Benyamin
Cerpen
Bronze
Bayang Dalam Cermin
Christian Shonda Benyamin