Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Slice of Life
Bronze
Selimut Tidak Pernah Kering
1
Suka
8,235
Dibaca

“Hujan itu memuakkan!”

Begitulah ungkapan wanita separuh renta yang mendapati hujan esok tadi. Sebagian anak muda menganggap hujan adalah titik-titik air yang mengantarkan rindu, menyimpan bening-bening kenangan, juga potret dari romantika silam yang tak terlupakan. 

Hujan disebut-sebut para penyair sebagai momentum manis untuk menciptakan syair, sementara beberapa pengangguran menganggap ia adalah rupa kesenangan jika tertatap dari bingkai jendela kamar tatkala tidak ada kesibukan. Bagi secangkir kopi tersendiri hujan adalah anugerah, sebab penikmatnya akan mencecap lebih dasyat. Anak-anak sekolah dasar menganggap hujan sebagai kawan yang siap diajak bermain di halaman, tak hirau gerutuan orang tu...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Slice of Life
Cerpen
Bronze
Selimut Tidak Pernah Kering
Titin Widyawati
Cerpen
Bronze
KEPALA IKAN
Rara3
Cerpen
Bronze
Sarah Choice
wia ukhrowia
Cerpen
One Meal, One Story, One Movie Before Bed
Cléa Rivenhart
Cerpen
Bronze
NAMA BAYIKU CORDELIA
Shinta Larasati Hardjono
Cerpen
SEBENING RINDU
hadi wiyono
Cerpen
Gubuk Kecil di Kota Kuning
Rafael Yanuar
Cerpen
Sejuta Pertanyaan Wanita
Titin Widyawati
Cerpen
Bronze
Alasan Tuhan!
Titin Widyawati
Cerpen
Bronze
Setelah Aku Baik-baik Saja
Tika Sofyan
Cerpen
Bronze
Tangis Hujan
Arsya
Cerpen
Wibawa Aparat & Kenaikan Harga
Yovinus
Cerpen
Bronze
Rindu Gaharu
Nisa Dewi Kartika
Cerpen
Bronze
TRAM TO 2037
IGN Indra
Cerpen
Bronze
Lelaki Bermata Teduh Part-3
Munkhayati
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Selimut Tidak Pernah Kering
Titin Widyawati
Cerpen
Bronze
Alasan Tuhan!
Titin Widyawati
Cerpen
Sejuta Pertanyaan Wanita
Titin Widyawati
Cerpen
Bronze
Pindah Chanel
Titin Widyawati
Cerpen
Lampu
Titin Widyawati
Cerpen
Bronze
Lelaki Kenangan dan Kupu-Kupu di Lampu Merah
Titin Widyawati
Cerpen
Punggung Wanita
Titin Widyawati
Cerpen
Bronze
Tiga Bersaudara
Titin Widyawati
Cerpen
Bronze
Suara-suara Aneh
Titin Widyawati
Cerpen
Bronze
Pelanggan Terbaik
Titin Widyawati
Flash
Bronze
Musim Baru
Titin Widyawati
Cerpen
Bronze
Merah Marah
Titin Widyawati
Cerpen
Main Petak Umpet
Titin Widyawati
Cerpen
Bronze
Pemerkosa Akal
Titin Widyawati
Cerpen
Bronze
Bunga Busuk yang Mekar di Bibirmu
Titin Widyawati