Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Sejarah
Bronze
Selepas Hujan
0
Suka
2,554
Dibaca

Rawaya melangkah ringan di sepanjang peron sambil menenteng payung biru besar dan bersenandung. Pagi itu, kelabu merata di cakrawala. Angin semilir berembus, menyapu tiap jengkal permukaan kulit dengan hawa dingin. Lelaki itu tersenyum. Datangnya hujan selalu mengingatkannya pada kota kelahiran serta pertemuan pertamanya dengan gadis itu.

Lelaki itu pun berhenti, berbaur bersama lautan manusia yang menunggu datangnya kereta. Ia menghela napas panjang seraya terpejam. Meski dunia telah banyak berubah, aroma petrikor masih sama. Harumnya yang samar berhasil membawanya terbang ke masa lalu, jauh—jauh sebelum Indonesia berdiri, sebelum Baron van Imhoff* pergi ke selatan Batavi...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Sejarah
Cerpen
Bronze
Selepas Hujan
Anisha Dayu
Novel
Gold
Mencari Buah Simalakama
Bentang Pustaka
Flash
Malam Terakhir di Benteng Kapuran
Penulis N
Cerpen
Surat Cinta Bersampul Emas
Nurul Arifah
Novel
Gold
Who Rules the World
Bentang Pustaka
Cerpen
Bronze
Abah Anom
Rafi Asamar Ahmad
Flash
Apa Nikmatnya Jadi Rakyat?
Nana Mangoenmihardjo
Cerpen
Lelaki di Bawah Pohon Beringin
Muhammad Rizqi Fachrizal
Novel
Bronze
Harga Dari kebebasan
Pricilia Zhany
Novel
Bronze
Penulis vs Karakter
Risti Windri Pabendan
Novel
Gold
Cinta Indonesia Setengah
Bentang Pustaka
Novel
Bronze
KAPULAGA
glowedy
Novel
Lima Pusaka Bunda 1987
Meliyana Jia
Novel
Bronze
Suara Sepatu Lars
Aldy Istanzia Wiguna
Cerpen
Bronze
Duel Zodomirsky
Ahmad Muhaimin
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Selepas Hujan
Anisha Dayu
Novel
Mawar Derana, Arum Lara
Anisha Dayu
Cerpen
Bronze
Hal yang Tak Bisa Mereka Mengerti
Anisha Dayu
Novel
Joko Berkisah
Anisha Dayu