Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Sejarah
Bronze
Selepas Hujan
1
Suka
4,039
Dibaca

Rawaya melangkah ringan di sepanjang peron sambil menenteng payung biru besar dan bersenandung. Pagi itu, kelabu merata di cakrawala. Angin semilir berembus, menyapu tiap jengkal permukaan kulit dengan hawa dingin. Lelaki itu tersenyum. Datangnya hujan selalu mengingatkannya pada kota kelahiran serta pertemuan pertamanya dengan gadis itu.

Lelaki itu pun berhenti, berbaur bersama lautan manusia yang menunggu datangnya kereta. Ia menghela napas panjang seraya terpejam. Meski dunia telah banyak berubah, aroma petrikor masih sama. Harumnya yang samar berhasil membawanya terbang ke masa lalu, jauh—jauh sebelum Indonesia berdiri, sebelum Baron van Imhoff* pergi ke selatan Batavi...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Sejarah
Cerpen
Bronze
Selepas Hujan
Anisha Dayu
Novel
Dad, Our House is Burning!
Daffa Amrullah
Novel
Bronze
Bus Maut
Ariny Nurul haq
Flash
Bronze
Pesan Sang Kaisar
Ahmad Muhaimin
Novel
Tawarikh Nusantara - Kitab Kedua: Gema Sriwijaya
Kingdenie
Cerpen
Bumiputera
Adinda Amalia
Novel
Bronze
Apakah aku salah mencintai wanita tua
Afandi
Novel
Gold
Death in Babylon, Love in Istanbul
Bentang Pustaka
Novel
Bronze
Langit Menangis di Balik '98: Kisah Perjuangan dan Pencarian Identitas
Aisyah Salsabila Putri
Novel
Tentang Manusia
Langgeng Ikhtiar Pribadi
Novel
Cinta Di Langit Finlandia
Nila Kresna
Cerpen
Secuil Cinta di Kalangbret
Rilaiqaza
Novel
Gold
Pangeran dari timur
Bentang Pustaka
Novel
Bronze
Gadis Tanpa Jiwa
Husni Magz
Cerpen
Pengetik Tak Terlupakan (Sayuti Melik dan Detik-detik Proklamasi)
Febryanz Lim
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Selepas Hujan
Anisha Dayu
Novel
Mawar Derana, Arum Lara
Anisha Dayu
Cerpen
Bronze
Hal yang Tak Bisa Mereka Mengerti
Anisha Dayu
Novel
Joko Berkisah
Anisha Dayu