Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Sejarah
Bronze
Selamat Tinggal Tanah Kelahiranku
0
Suka
10,502
Dibaca

Malam telah begitu larut. Dinginnya malam pun telah menusuk tulang sehingga memaksa semua orang untuk terbaring di atas tempat tidur dengan tertutup selimut. Namun berbeda dengan seorang kakek tua yang nampak berdiri depan jendela sambil menatap keluar rumah. Dinginnya malam tak mempengaruhinya sama sekali.vIa tetap berdiri seorang diri. Hanya sebuah senyuman di wajah yang menemaninya malam itu.

Sang kakek tak pernah menyangka bahwa ia akan kembali ke tanah kelahirannya dengan kehidupan yang baru. D...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp2.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Sejarah
Cerpen
Bronze
Selamat Tinggal Tanah Kelahiranku
Anggrek Handayani
Novel
Tanjung Hana
Rico Sumitomo
Novel
Bronze
GENTA GELAS NEIRA
Nini Avieni
Novel
Simbiosis Terlarang
G Wira Negara
Novel
KISAH SI PEMUDA CEROBOH YANG BERUNTUNG
Bung Rey Reborn
Cerpen
Prambanan & Sejarahnya
indah kirana
Novel
Bronze
DIERJA, 1998 (Gula-Gula-Gila)
Ana Latifa
Novel
Ketulusan yang Tak Berpintu
Siti Yulaeha
Cerpen
Bronze
Selepas Hujan
Anisha Dayu
Novel
Warisan Darah dan Air Mata
Yovinus
Novel
Bronze
Jabang Guntur : Pagar Terakhir Manusia
A.A.Pusung
Novel
AMUK!
Nikodemus Yudho Sulistyo
Flash
Drupadi
Nur Khafidhin
Novel
Bronze
Ambruk Beringin Tua
Indra Agusta
Flash
Bronze
Pesan Sang Kaisar
Ahmad Muhaimin
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Selamat Tinggal Tanah Kelahiranku
Anggrek Handayani
Cerpen
Bronze
Kenapa Tak Ingin ke Kota?
Anggrek Handayani
Cerpen
Bronze
Duka dalam Tawa
Anggrek Handayani
Cerpen
Bronze
Yang Pergi untuk Kembali
Anggrek Handayani
Cerpen
Bronze
Kakek dan Bisma
Anggrek Handayani
Cerpen
Bronze
Aku Ingin Terlahir Kembali
Anggrek Handayani
Cerpen
Bronze
Nasihat Kakek Bisma
Anggrek Handayani
Novel
Bronze
Sebuah Pengabdian 2
Anggrek Handayani
Novel
Bronze
Sebuah Pengabdian
Anggrek Handayani
Cerpen
Bronze
Si Kecil di Tepi Jalan
Anggrek Handayani
Cerpen
Bronze
Kenapa Tidak Boleh?
Anggrek Handayani
Cerpen
Bronze
Harta Karun Pembawa Malapetaka
Anggrek Handayani
Novel
Bronze
Sepasang Satria Piningit
Anggrek Handayani
Cerpen
Bronze
Satu Kata Terakhir
Anggrek Handayani
Cerpen
Bronze
Menggapai Asa di Tengah Samudera
Anggrek Handayani