Username/Email
Kata Sandi
Alamat Email
Kata Sandi
Jenis Kelamin
Terima kasih sudah membeli cerpen ini. Setiap Rp1.000 dari pembelian karya ini sepenuhnya dialokasikan untuk modal usaha Gorengan pinggir jalan. Selamat membaca, semoga cerita ini menghibur sekaligus membawa keberkahan.
Malam itu jarum jam sudah menunjuk ke angka sembilan. Septa melangkah tergesa-gesa meninggalkan rumah temannya, membelah keheningan malam yang pekat. Sisa hujan sore tadi masih menyisakan hawa dingin yang menusuk tulang, lengkap dengan jalanan tanah yang kini berubah menjadi kubangan lumpur. Sepatunya berkali-kali terbenam, menyisakan ci...