Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Drama
Bronze
Selama Kamu Tidur, Aku di Sini
0
Suka
372
Dibaca

Delapan bulan tinggal bareng Rita, aku hafal bunyi motornya sebelum dia masuk gang. Aku tahu dia bakal bersin kalau kebanyakan merica, nangis kalau menelepon ibunya, dan bilang nggak lapar tepat sebelum menghabiskan separuh makananku.

Tapi aku nggak tahu kenapa dia menaruh tas penuh di dekat pintu.

Tas hitam itu hadiah dari kantornya yang dulu. Biasanya dia lempar ke sofa atau biarkan di lantai sampai talinya menyangkut di kakiku. Dua minggu belakangan, tempatnya selalu sama, di sebelah rak sepatu. Ritsletingnya tertutup, kantong sampingnya diisi botol minum, dan pegangannya menghadap ke atas.

Kayak tinggal disambar lalu dengan mudah dibawa pergi.

“Mau ke mana?” tanyaku waktu pertama melihatnya.

“Nggak ke mana-mana.”

“Kok tasnya udah siap?”

“Biar rapi aja.”

Kontrakan kami di lantai dua tempat laundry, di sebuah gang di Bandung. Tangga naiknya dari samping bangunan, cukup sempit sampai kami harus bergantian kalau berpapasan sambil membawa belanjaan. Di atas cuma ada satu kamar, dapur kecil, dan ruang tengah dengan sofa yang pegasnya sudah menusuk pantat. Kalau mesin pengering di bawah dinyalakan, gelas di dekat kulkas ikut berdenting.

Nggak banyak tempat buat menaruh barang. Jadi, waktu menyapu hari Minggu, kupindahkan tas itu ke samping TV supaya bagian dekat pintu bisa kubersihkan. Rita keluar dari kamar mandi ketika aku sedang mengumpulkan debu di bawah rak sepatu. Dia melihat tempat kosong di sebelah pintu, lalu berhenti.

“Tasnya mana?”

“Itu. Mau disapu dulu.”

Dia langsung mengambilnya. Aku mengangkat ujung sapu ketika dia hendak mengembalikan tas itu ke tempat semula.

“Sebentar, Ita. Belum selesai ini nyapunya.”

“Iya. Aku pegangin ini.”

Rita berdiri di belakangku dengan rambut masih terbungkus handuk, menunggu sampai lantainya bersih. Tas itu dia pegang dengan kedua tangan. Sesudah aku menyingkirkan pengki, baru dia meletakkannya lagi di sebelah rak sepatu, persis seperti sebelumnya.

“Emang isinya apa? emas?” tanyaku sambil tertawa kecil.

Rita ikut tersenyum. “Barang penting.”

Aku susah tidur sejak kecil karena takut napasku berhenti waktu aku sudah ...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp8.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Drama
Cerpen
Bronze
Selama Kamu Tidur, Aku di Sini
Indra S Miraj
Skrip Film
Ambilkan Bulan, Bu (Skrip)
Farida Zulkaidah Pane
Skrip Film
KEJU (Keluarga Jumantara)
iin wulandari
Flash
Bronze
Oleh-oleh
Risna Dabliyuti
Flash
Bronze
BELAJAR IKHLAS
Rahmayanti
Flash
Ibu Rumah Tangga, Superhero Tanpa Jubah
tita agnesti
Cerpen
Bronze
Menyembunyikan Gajah
Agus Fahri Husein
Cerpen
Blank Page
Andini Lestari
Cerpen
Bronze
Dive
Willia Mangun Putr
Novel
Sisi Lain Istana
Fitriani
Novel
Bronze
Rahasia dan Semesta Angella
Jenny C Blom
Skrip Film
Hujan di Bulan September
Bayu Ilham Sula
Novel
Diary Seorang Gadis Tunarungu
winda aprillia
Novel
Bronze
KELINDAN
Hilda KiandraAesha
Skrip Film
Cinta tak terhitung Cinta tiada ujung...
Siti Fatimah
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Selama Kamu Tidur, Aku di Sini
Indra S Miraj
Novel
TOLONG RUMAHNYA DIRAWAT
Indra S Miraj
Cerpen
Bronze
Tujuh Bulan Membisu
Indra S Miraj
Cerpen
Bronze
Aku Masih Sering Memikirkan Mantan Suamiku
Indra S Miraj
Novel
GURITA KOTA
Indra S Miraj
Cerpen
Bronze
Dua Minggu Setelah Akad
Indra S Miraj
Cerpen
Bronze
Direkomendasikan untuk Anda
Indra S Miraj
Novel
NUMPANG HIDUP
Indra S Miraj
Cerpen
Bronze
Buto di Pasar Malam
Indra S Miraj
Cerpen
Bronze
Kalau Malam, Jangan ke Dapur
Indra S Miraj
Cerpen
Bronze
Jangan Tegur Penghuni Satunya
Indra S Miraj
Novel
GILIRAN
Indra S Miraj
Cerpen
Bronze
BERKAS KELABU
Indra S Miraj
Novel
HANGUS JADI ABU
Indra S Miraj