Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Slice of Life
Bronze
Sekolah Orang Dalam
3
Suka
8,495
Dibaca

“Pipin... pin... istirahat dulu belajarnya, sekarang makan dulu. Sudah jam dua belas siang loh...” ujar ibu pada Pipin yang masih asyik berkutat dengan soal-soal latihan.

“Iya buk, tanggung... sebentar lagi ya.”

“Sebentar lagi – sebentar lagi.” Ibu langsung bergegas mengambil nasi dan beberapa lauk pauk, lalu langsung menyuapkan ke mulut Pipin.

“Buka mulutnya! A...” Pipin membuka mulut dan ibu menyuapkan nasi sesuap demi  sesuap.

“Ibu tahu, kalau kamu benar-benar ingin masuk SMA Pemuda. Tapi enggak usah terlalu serius begini, kalah-kalahkan ujian kelulusan saja belajarnya. Hem! Belum mandi juga, setelah makan kamu mandi ya! Terus salat zuhur, percuma belajar giat kalau lupa sama Allah.”

“Iya buk...” Jawab Pipin dengan mulut yang penuh sambil mengunyah.

SMA Pemuda adalah salah satu sekolah terbaik di kota tempat Pipin berada. Tes masuk yang super sulit dan ketat membuat Pipin sangat giat dalam belajar. Karena kelak, Pipin ingin melanjutkan ke ...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp7.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Slice of Life
Cerpen
Bronze
Sekolah Orang Dalam
Putri Rafi
Cerpen
Bronze
Hilang Akal
Yuli Harahap
Cerpen
Bronze
Aku Dan Ariadne
Vitri Dwi Mantik
Cerpen
Obrolan Burung
zain zuha
Cerpen
Bahasa Bunga
zain zuha
Cerpen
Obrolan Ku Dengan Snowy
T. Filla
Cerpen
Bronze
Kartu Pos dari Berlin
Ren
Cerpen
Tandang
RD Sinta
Cerpen
Telepon Iseng!
Noer Eka
Cerpen
Bronze
ROTI ISI MATAHARI
Rian Widagdo
Cerpen
Bronze
SEVGILI ÇOCUĞUM
Citra Rahayu Bening
Cerpen
Bronze
panana paapa nanaada panapapana
Marhaeny Benedikta
Cerpen
Calla Lily
Reni Haerani Supriadi
Cerpen
Bronze
Sungguhan Teman?
Glorizna Riza
Cerpen
Bronze
Overtime
Aylanna N. Arcelia
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Sekolah Orang Dalam
Putri Rafi
Flash
Bronze
Gara-Gara PR sekolah
Putri Rafi
Cerpen
Bronze
Tukang Sayur Kehilangan Motor
Putri Rafi
Flash
Bayang Pengkhianat
Putri Rafi
Flash
Pria Tak di Kenal Membawa Kardus
Putri Rafi
Skrip Film
Hilangnya Juru Masak Bebek Peking
Putri Rafi
Flash
Mobil Lampu Merah
Putri Rafi
Flash
Koin Odong-odong
Putri Rafi
Flash
Bronze
Genggaman Tangan Aruna
Putri Rafi
Flash
Aku Lihat Surga di Mata Ibu
Putri Rafi
Flash
Bronze
Langit Kita, Langkah Kita
Putri Rafi
Flash
Rumah Kunci
Putri Rafi
Flash
Sekejap Senja, Selamanya Rasa.
Putri Rafi
Cerpen
Bronze
Terpaksa Merampok
Putri Rafi
Novel
Bronze
Rumah, Langit, dan Mimpi
Putri Rafi