Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Drama
Bronze
Sekar Kumbara
4
Suka
21,979
Dibaca

Cinta tak bermata, tapi gemulai seni ketoprak berpenglihatan tajam. Rona dramanya mampu menjodohkan, walau jodoh itu hanya sebatas waktu terperi. Menghindar bukan jalan mulus, namun kebudayaan adalah hal abadi tanpa cacat. Jodoh boleh pupus, tapi seni tak kan pernah hangus.

Alunan gamelan nan syahdu memulai gelaran seni Ketoprak malam itu. Dalam Joglo tak berdinding apalagi bersekat yang tak juga dipenuhi penonton. Sepi. Separuh kursi kosong melompong. Saat angin enggan berhembus, saat itu pula bulan tak ranum. Walau hanya satu-satu bintang menghias langit diatasnya, pagelaran tetap berjalan.

Memang, pentas drama tradisional Jawa dianggap tontonan membosankan, walau pelaku seninya tak lelah berinovasi. Gamelan yang telah termodernkan dengan paduan drum dan harpa, mulai memukau segelin...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp2.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (2)
Rekomendasi dari Drama
Novel
Bronze
Happy Life
Rika Astuti
Flash
Bronze
Kembang dan Nasibnya
Siti Soleha
Flash
Kopi dan Kata
Riska Irmayadi
Cerpen
Bronze
Sekar Kumbara
Arroyyan Dwi Andini
Novel
MANTANnya Teman jadi Pacar
Euis Shakilaraya
Flash
Jalan Panjang Berbintang
Martha Z. ElKutuby
Flash
Dari Serulian, Untuk Rehan
Syafira Muna
Novel
Gold
Senandung Talijiwo
Bentang Pustaka
Cerpen
Tak Perlu Bilang Orang Tua
Amanda Chrysilla
Novel
Layak
Fauziyah Nur Aulia
Skrip Film
Aku, Kamu, Dia , dan Mereka Adalah Kita
Neo Kaspara Widiastuti
Skrip Film
Dansa Terakhir
Jhon Merari Hutapea
Cerpen
Bronze
The Deep Secret
Naila Etrafa
Novel
Bronze
BENGAWAN
Herman Sim
Novel
Orang Lamba
gamblangmas
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Sekar Kumbara
Arroyyan Dwi Andini
Novel
Bronze
Korupsi Dalam Puisi Sepotong Roti
Arroyyan Dwi Andini
Novel
Bronze
Mawar Hitam Di Tepi Jurang
Arroyyan Dwi Andini
Cerpen
Bronze
Tak Tahan Lajang
Arroyyan Dwi Andini
Cerpen
Bronze
Rumah Dedek
Arroyyan Dwi Andini