Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Drama
Bronze
Sekar Kumbara
4
Suka
25,625
Dibaca

Cinta tak bermata, tapi gemulai seni ketoprak berpenglihatan tajam. Rona dramanya mampu menjodohkan, walau jodoh itu hanya sebatas waktu terperi. Menghindar bukan jalan mulus, namun kebudayaan adalah hal abadi tanpa cacat. Jodoh boleh pupus, tapi seni tak kan pernah hangus.

Alunan gamelan nan syahdu memulai gelaran seni Ketoprak malam itu. Dalam Joglo tak berdinding apalagi bersekat yang tak juga dipenuhi penonton. Sepi. Separuh kursi kosong melompong. Saat angin enggan berhembus, saat itu pula bulan tak ranum. Walau hanya satu-satu bintang menghias langit diatasnya, pagelaran tetap berjalan.

Memang, pentas drama tradisional Jawa dianggap tontonan membosankan, walau pelaku seninya tak lelah berinovasi. Gamelan yang telah termodernkan dengan paduan drum dan harpa, mulai memukau segelin...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp2.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (2)
Rekomendasi dari Drama
Flash
Bronze
Jantelagen
Ravistara
Cerpen
Bronze
Sekar Kumbara
Arroyyan Dwi Andini
Cerpen
Sebuah Keputusan
Amalia Puspita Utami
Novel
Berharap Restu
Oka Endah Sari
Novel
Bronze
UNQUALIFIED
Putri Lailani
Novel
Bronze
Hikayat Renjana
Imajinasiku
Novel
Bronze
Sepasang Satria Piningit
Anggrek Handayani
Skrip Film
SEHARI SAJA
ine dwi syamsudin
Cerpen
Bronze
Tergiur Bunga
Kinanthi (Nanik W)
Cerpen
Life After Break Up
ruang.amy.gdala
Cerpen
Bronze
Jenny
Ahmad Muhaimin
Novel
Dewi Sang Bidadari
BUNGSU BER-SYAIR
Skrip Film
Star Syndrome
Hello there ...
Skrip Film
Hujan di Bulan September
Bayu Ilham Sula
Flash
Bronze
Perempuan yang patah hatinya
Indah Budiarti
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Sekar Kumbara
Arroyyan Dwi Andini
Novel
Bronze
Korupsi Dalam Puisi Sepotong Roti
Arroyyan Dwi Andini
Novel
Bronze
Mawar Hitam Di Tepi Jurang
Arroyyan Dwi Andini
Cerpen
Bronze
Tak Tahan Lajang
Arroyyan Dwi Andini
Cerpen
Bronze
Rumah Dedek
Arroyyan Dwi Andini