Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Slice of Life
Bronze
Sebuah Pilihan untuk Dikenang
1
Suka
7,063
Dibaca

Kalau dikatakan bodoh, iya, aku memang bodoh. Kalau dikatakan tidak berguna, iya, memang.

 

Mereka boleh mengatakan apa pun dan memikirkan apa pun. Tapi ini jalan hidup yang aku pilih, dan biarkan aku melangkah. Di jalan setapak kecil yang telah aku pilih….

 

Pilihan, kata yang sederhana, tetapi pelaksanaannya memiliki andil besar terhadap segalanya. Sebuah kata yang harus dipertanggungjawabkan eksistensinya, kata yang akan membawa perdamaian, perubahan, bahkan pertentangan sekalipun; pelaksanaannya pun belum tentu mudah. Kata yang akan menentukan masa depan seseorang, bahkan suatu negara. Ia juga satu kata penting yang membawa sejarah dan sesuatu untuk dikenang di kemudian hari. Semua makhluk di muka bumi ini bisa memilih dan diberikan pilihan oleh Tuhan Yang Maha Esa. Tuhan memberikan kebebasan kepada...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp2.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Slice of Life
Cerpen
Bronze
Sebuah Pilihan untuk Dikenang
I Putu Agus Yoga Permana
Cerpen
Bronze
Permainan (Part 1)
Geovania Loppies
Cerpen
Mamamia
Lany Inawati
Cerpen
Pergi Melaut, Tak Kembali
Muhammad Irsyad
Cerpen
Perempuan yang Membenci Matahari
Titin Widyawati
Cerpen
Bronze
Bulan Tidak Terbit
Mala Armelia
Cerpen
Impian Sang Burung
Celica Yuzi
Cerpen
Bronze
Selimut Tidak Pernah Kering
Titin Widyawati
Cerpen
Bronze
Mendekap Surga
Trippleju
Cerpen
Mimpi Kolong Langit
Trippleju
Cerpen
Sarma's Story
Brigita Tampubolon
Cerpen
Wanita Gerbong Kereta
Godok
Cerpen
Bronze
KE MANA SI MBAK?
Citra Rahayu Bening
Cerpen
Bronze
YANG TERSISA DARI HUJAN
Miradevoncho
Cerpen
Bronze
Dua Gelas Kaca
Titin Widyawati
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Sebuah Pilihan untuk Dikenang
I Putu Agus Yoga Permana
Cerpen
Bronze
Kamu Belum Cukup !!!
I Putu Agus Yoga Permana
Flash
Bronze
Goresan Pena Sang Pemimpi
I Putu Agus Yoga Permana