Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Slice of Life
Bronze
Sebuah Pilihan untuk Dikenang
1
Suka
5,637
Dibaca

Kalau dikatakan bodoh, iya, aku memang bodoh. Kalau dikatakan tidak berguna, iya, memang.

 

Mereka boleh mengatakan apa pun dan memikirkan apa pun. Tapi ini jalan hidup yang aku pilih, dan biarkan aku melangkah. Di jalan setapak kecil yang telah aku pilih….

 

Pilihan, kata yang sederhana, tetapi pelaksanaannya memiliki andil besar terhadap segalanya. Sebuah kata yang harus dipertanggungjawabkan eksistensinya, kata yang akan membawa perdamaian, perubahan, bahkan pertentangan sekalipun; pelaksanaannya pun belum tentu mudah. Kata yang akan menentukan masa depan seseorang, bahkan suatu negara. Ia juga satu kata penting yang membawa sejarah dan sesuatu untuk dikenang di kemudian hari. Semua makhluk di muka bumi ini bisa memilih dan diberikan pilihan oleh Tuhan Yang Maha Esa. Tuhan memberikan kebebasan kepada...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp2.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Slice of Life
Cerpen
Bronze
Sebuah Pilihan untuk Dikenang
I Putu Agus Yoga Permana
Cerpen
Rangkaian Persahabatan
Lavanya Anasera
Cerpen
Bronze
Matahari Kembar di Langit Bruistagi
Sri Wintala Achmad
Cerpen
Bronze
Apakah yang Kita Harapkan dari Hujan?
Habel Rajavani
Cerpen
Korban Semu
Alhuyaz
Cerpen
Bronze
Memeluk Kaktus
Cicilia Oday
Cerpen
Di Mana Hasil Panen?
Putri Rafi
Cerpen
Bronze
Kembalikan Senyum Ibu
Anggrek Handayani
Cerpen
Bronze
Merawat Anak Pelakor
Novita Ledo
Cerpen
Bronze
Dia Bukan Dia
Samanta Radisti
Cerpen
Bronze
INSOMNIA
Intan Andaru
Cerpen
Sang Idola
Faristama Aldrich
Cerpen
Foto Terakhir Ayah
zain zuha
Cerpen
Bronze
Lelaki Bermata Teduh Part-5
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Cucuku Aina
cyara afnan
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Sebuah Pilihan untuk Dikenang
I Putu Agus Yoga Permana
Cerpen
Bronze
Kamu Belum Cukup !!!
I Putu Agus Yoga Permana
Flash
Bronze
Goresan Pena Sang Pemimpi
I Putu Agus Yoga Permana