Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Romantis
Bronze
Sebuah Komitmen
1
Suka
11,659
Dibaca

“Apa maksudmu Rai, mengapa selalu ngga ada waktu menemaniku?” cecar Ayla pada Raihan.

“Maaf La, aku ngga bisa. Lagian mendadak sih kamunya. Sore aku ada jadwal,” jawab Raihan.

“Jadwal apa, bukankah hari ini jadwal kuliahmu pagi?” tukas Ayla.

“Ohho mungkin yang kamu maksud jadwal, menemani Tara begitu? Kamu pacaran dengan Tara, yang dandanannya menor hobi koleksi pacar itu?” Lama-kelamaan telinga Raihan gatal juga dengar celotehan ini. Ayla ditatapnya de...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp2.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Romantis
Cerpen
Bronze
Sebuah Komitmen
Munkhayati
Novel
Gold
Listen to My Heartbeat
Bentang Pustaka
Novel
a Bunch of Love
Titi Trisnaning Adyantari
Novel
Aku Tanpa Rahim
Aprilia Ningsih
Novel
Love Is A Soulmate
Anjan Rifa'i
Novel
Hopefullove
M. T. Cahyani
Novel
NEJ
Kal_Kalila
Novel
Memori Sonata
🕯Koo Marko✨
Novel
CINLOV
Frasyahira
Novel
I See You
Novy Laila Hayati
Skrip Film
Intuisi Tentang Rasa
Khairaniiii savira
Flash
Tipuan Manis
Eva yunita
Novel
Bronze
Mahatma in Love
Siti nurhasanah
Novel
A
Ileana Claire
Novel
Teleporter
Dwipena
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Sebuah Komitmen
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Di Antara Dua Perempuan
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Rindu yang Terburu
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Mimpi Kang Muchtar
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Lelaki Bermata Teduh Part-3
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Rencana Lain
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Nak, Ijinkan Aku Bahagia
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Warisan yang Terlupa
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Lelaki Bermata Teduh Part-5
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Hati Seorang Sahabat
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Ketika Senja Membawa Cinta
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Lelaki Bermata Teduh
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Nak, Ijinkan Aku Bahagia
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Mendung Masih Bergelayut
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Lelaki Bermata Teduh Part-6
Munkhayati