Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Romantis
Bronze
Sebuah Komitmen
1
Suka
12,675
Dibaca

“Apa maksudmu Rai, mengapa selalu ngga ada waktu menemaniku?” cecar Ayla pada Raihan.

“Maaf La, aku ngga bisa. Lagian mendadak sih kamunya. Sore aku ada jadwal,” jawab Raihan.

“Jadwal apa, bukankah hari ini jadwal kuliahmu pagi?” tukas Ayla.

“Ohho mungkin yang kamu maksud jadwal, menemani Tara begitu? Kamu pacaran dengan Tara, yang dandanannya menor hobi koleksi pacar itu?” Lama-kelamaan telinga Raihan gatal juga dengar celotehan ini. Ayla ditatapnya de...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp2.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Romantis
Novel
Bronze
Gamer's Romantic
Aldrich Candra
Flash
... I do love you, but ...
Atmara
Flash
Zania
Ula
Cerpen
Bronze
Sebuah Komitmen
Munkhayati
Flash
Balasan Surat Untukmu, Sean
lidia afrianti
Novel
Luka & Lara
Hana Lestari
Novel
Titik 0 Km
Egi Arganisa
Novel
Gold
Game Over Club
Mizan Publishing
Novel
Bronze
Nayaka
Lulu el Ulum
Novel
M E M B I R U
Yuli Harahap
Novel
Gold
Young Marriage
Mizan Publishing
Novel
FAIREL
salma putri
Flash
Engkaulah Takdirku
Wirdatun Nafi'ah
Komik
UNFRIENDZONED
yanagi kaichu
Skrip Film
Cowok Dari Masa Depan
Abraham Rionaldi
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Sebuah Komitmen
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Rencana Lain
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Nak, Ijinkan Aku Bahagia
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Lelaki Bermata Teduh (Tamat)
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Lelaki Bermata Teduh
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Nak, Ijinkan Aku Bahagia
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Nak, Ijinkan Aku Bahagia
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Ketika Senja Membawa Cinta
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Di Antara Dua Perempuan
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Secarik Kertas dengan Selarik Kalimat
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Nak, Ijinkan Aku Bahagia
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Lelaki Bermata Teduh Part-4
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Lelaki Bermata Teduh Part-5
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Rindu yang Terburu
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Lelaki Bermata Teduh Part-3
Munkhayati