Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Romantis
Bronze
Sebuah Komitmen
2
Suka
17,365
Dibaca

“Apa maksudmu Rai, mengapa selalu ngga ada waktu menemaniku?” cecar Ayla pada Raihan.

“Maaf La, aku ngga bisa. Lagian mendadak sih kamunya. Sore aku ada jadwal,” jawab Raihan.

“Jadwal apa, bukankah hari ini jadwal kuliahmu pagi?” tukas Ayla.

“Ohho mungkin yang kamu maksud jadwal, menemani Tara begitu? Kamu pacaran dengan Tara, yang dandanannya menor hobi koleksi pacar itu?” Lama-kelamaan telinga Raihan gatal juga dengar celotehan ini. Ayla ditatapnya de...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp2.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Romantis
Skrip Film
STORIES NEVER TOLD
Reiga Sanskara
Cerpen
Bronze
Sebuah Komitmen
Munkhayati
Flash
CINTA MATI
Hans Wysiwyg
Novel
Gold
I AM IN DANGER
Mizan Publishing
Novel
Gold
A Tale of Two Cities
Mizan Publishing
Novel
Bronze
Love After Darknes
El khiyori
Skrip Film
BrokeUp
Hello there ...
Novel
Bronze
Ujung Jalan Setapak
Fitri Manalu
Flash
Bandara: Padanya Kutitipkan Satu Nama
Adinda Putri
Cerpen
Bronze
Antahsvara
Shinta Larasati Hardjono
Novel
Bronze
Wish for a Halcyon
Deaca Naya
Novel
Bronze
We Were Never Really Over
Desy Cichika
Novel
Poetic Beauty
falloncia
Flash
Tegar & Goresan Pena Dalam Lembaran Baru
pelantunkata
Cerpen
Bronze
Phoebe
Tantan
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Sebuah Komitmen
Munkhayati
Cerpen
Bronze
BUKAN PENGGANTI
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Mengantar Kondangan
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Rencana Lain
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Secarik Kertas dengan Selarik Kalimat
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Nak, Ijinkan Aku Bahagia
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Lelaki Bermata Teduh (Tamat)
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Lelaki Bermata Teduh Part-5
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Warisan yang Terlupa
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Rindu yang Terburu
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Lelaki Bermata Teduh Part-6
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Lelaki Bermata Teduh
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Nak, Ijinkan Aku Bahagia
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Mendung Masih Bergelayut
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Nak, Ijinkan Aku Bahagia
Munkhayati