Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Romantis
Bronze
Sebuah Komitmen
1
Suka
12,662
Dibaca

“Apa maksudmu Rai, mengapa selalu ngga ada waktu menemaniku?” cecar Ayla pada Raihan.

“Maaf La, aku ngga bisa. Lagian mendadak sih kamunya. Sore aku ada jadwal,” jawab Raihan.

“Jadwal apa, bukankah hari ini jadwal kuliahmu pagi?” tukas Ayla.

“Ohho mungkin yang kamu maksud jadwal, menemani Tara begitu? Kamu pacaran dengan Tara, yang dandanannya menor hobi koleksi pacar itu?” Lama-kelamaan telinga Raihan gatal juga dengar celotehan ini. Ayla ditatapnya de...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp2.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Romantis
Novel
Gold
Heart Shaped Tears
Noura Publishing
Novel
Bronze
Suara Puitis Pacar Online-ku
Bulan Separuh
Cerpen
Bronze
Sebuah Komitmen
Munkhayati
Cerpen
Embun untuk Daun
Ningningluvvzz
Novel
Dekapan Kedua
Muh Iqram Ridwan
Novel
My Freya
Ai Nurbayani
Novel
Bronze
Laraku Pilumu
Nurul Arifah
Novel
Utuh tak Berjeda
Innuri Sulamono
Novel
One Stop Loving
Yuanita Fransiska
Flash
Hari Ini Kehujanan
Kosong/Satu
Cerpen
DISTORSI
Marion D'rossi
Cerpen
Bronze
Yan
sukadmadji
Novel
Nathan
RISNA MELINDA
Novel
Gold
Sequence
Bentang Pustaka
Cerpen
Bronze
Risk It All
Nuel Lubis
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Sebuah Komitmen
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Lelaki Bermata Teduh
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Lelaki Bermata Teduh (Tamat)
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Nak, Ijinkan Aku Bahagia
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Lelaki Bermata Teduh Part-6
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Mendung Masih Bergelayut
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Nak, Ijinkan Aku Bahagia
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Lelaki Bermata Teduh Part-4
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Lelaki Bermata Teduh Part-3
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Mimpi Kang Muchtar
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Nak, Ijinkan Aku Bahagia
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Rencana Lain
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Salahkah Rinduku
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Lelaki Bermata Teduh Part-7
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Rindu yang Terburu
Munkhayati