Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Drama
Bronze
SEANDAINYA CINTA SAJA SUDAH CUKUP
0
Suka
39
Dibaca
Cerpen ini masih diperiksa oleh kurator

Aku pernah berpikir bahwa kebahagiaan dalam pernikahan tidak membutuhkan terlalu banyak hal.

Selama dua orang saling mencintai, saling menghargai, dan mau berjuang bersama, rasanya kehidupan akan baik-baik saja.

Aku ternyata salah.

Namaku Danil. Dan sampai hari ini, aku masih sering bertanya-tanya, di bagian mana aku gagal menjadi suami yang baik bagi Gracia.

Padahal, selama kami menikah, aku tidak pernah melihat istriku sebagai perempuan yang banyak menuntut.

Gracia tahu penghasilanku tidak sebesar miliknya. Bahkan kalau dihitung, gajinya hampir tiga kali lipat dari gajiku. Namun, tidak pernah sekalipun ia menggunakan hal itu untuk merendahkanku.

Kalau aku mengajaknya makan di tempat sederhana, dia tetap menikmati makanannya.

Kalau akhir bulan aku harus lebih berhati-hati mengatur pengeluaran, dia tidak pernah mengeluh.

Bahkan ketika aku belum mampu membelikannya sesuatu yang mahal, Gracia selalu bisa menemukan cara untuk membuatku merasa bahwa apa yang kulakukan sudah cukup.

Itulah yang membuatku mencintainya semakin dalam.

Malam itu kami sedang duduk di ruang keluarga setelah makan malam. Gracia bersandar di sofa sambil memainkan ujung rambutnya, sementara aku baru saja selesai membereskan piring.

“Mas.”

Aku menoleh.

“Kenapa?”

“Kamu tahu, apa yang paling membuatku bahagia?”

Aku tersenyum. Pertanyaan itu terdengar seperti jebakan kecil.

“Banyak duit?”

Gracia tertawa.

“Bisa jadi.”

“Makan enak?”

“Bisa juga.”

“Hidup berkecukupan?”

Gracia mengangguk sambil tersenyum.

“Tidak salah jawabanmu, Sayang.”

Aku duduk di sebelahnya.

“Terus apa?”

Gracia menatapku beberapa saat. Kemudian tangannya terangkat dan mengelus pipiku dengan lembut.

“Punya suami seperti kamu.”

Aku tertawa kecil.

“Jawaban aman.”

“Aku serius.”

Senyumnya membuat tawaku berhenti.

“Kenapa aku?”

“Karena kamu pengertian. Sabar. Bijaksana.” Jemarinya masih menyentuh pipiku. “Dan yang paling penting, kamu punya rasa tanggung jawab.”

Aku menggenggam tangannya.

“Aku belum bisa memberikan banyak hal untukmu.”

“...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Drama
Novel
The Fault
Nur Halima sadiya
Novel
ENTANGLED In Delusion Love
Disha Kei
Novel
DOSA YANG KITA SEBUT KELUARGA
Fasihi Ad Zemrat
Cerpen
Bronze
SEANDAINYA CINTA SAJA SUDAH CUKUP
Sang Alifas Yang Merumput
Novel
Bronze
Lukisan Jiwa Raga
DAMAIZANNE
Novel
Homeless
Putri Sari Kartini Sihite
Novel
Bronze
Kembar dari Hongkong
Rahma Nanda Sri Wahyuni
Skrip Film
KENANGAN AKU DAN KAU
Erlani Puspita Sari
Skrip Film
Lilin Untuk Minora
Vitri Dwi Mantik
Flash
Jalan Sepajang Malam
Rafael Yanuar
Flash
Belenggu Rumah Tipe 36
kutipan.izs
Novel
Gold
Orang-Orang Bloomington
Noura Publishing
Novel
Bronze
Sulur Waktu
Foggy FF
Flash
Menjamu Tamu
Bella Paring Gusti
Flash
Bronze
unicorn di taman
Ahmad Muhaimin
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
SEANDAINYA CINTA SAJA SUDAH CUKUP
Sang Alifas Yang Merumput
Cerpen
Bronze
PEMBURU TOGEL POHON RANDU
Sang Alifas Yang Merumput
Novel
PRAMESWARI
Sang Alifas Yang Merumput
Novel
JANJI DI BULAN FEBRUARI
Sang Alifas Yang Merumput
Cerpen
Bronze
YANG TUA APA YANG MUDA
Sang Alifas Yang Merumput
Cerpen
Bronze
JIMAT SEMAR MESEM: Antara Cinta dan Kutukan
Sang Alifas Yang Merumput
Cerpen
Bronze
KUTUKAN PURNAMA TIGA BELAS
Sang Alifas Yang Merumput
Cerpen
Bronze
PEMBURU TOGEL: PETERNAK KAMBING BERBURU TOGEL DI HUTAN WANASARI
Sang Alifas Yang Merumput
Cerpen
Bronze
PEMBURU TOGEL ANGKA KERAMAT DI KERANDA MAYAT
Sang Alifas Yang Merumput
Cerpen
Bronze
PEMBURU TOGEL MANTRA PEMANGGIL POCONG
Sang Alifas Yang Merumput
Cerpen
Bronze
PEMBURU TOGEL: RELA MUTIH 12 HARI
Sang Alifas Yang Merumput