Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Misteri
Bronze
Saya Adalah
1
Suka
11,244
Dibaca

Saya adalah merah di selai kacang, di antara roti tawarmu. Saya adalah abu-abu di hitamnya espressomu. Saya adalah magenta di cokelatnya sepatumu. Saya tak terlihat. Saya tersamarkan. 

Saya adalah mesin ketik di kolong tempat tidurmu. Saya adalah pantofel tua di rak sepatumu. Saya adalah ransel butut di lemarimu. Saya adalah poster New Kids On The Block tergulung debu di balik pintumu. Saya adalah kaset Michael Jackson di lacimu. Saya tak terlihat. Saya terlupakan.

Saya tahu ka...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Misteri
Cerpen
Bronze
Saya Adalah
Aneidda
Flash
Bronze
Gono-Gini Lampu Ajaib
Silvarani
Flash
Sang Rembulan
Dhea FB
Flash
Bronze
PASANG
Ri(n)Jani
Novel
Bronze
Tuju
EZAZ QI
Cerpen
Bronze
Sang Pencuri
Firmansyah Slamet
Flash
After Dark-19
Populartflower
Flash
Telah Pergi
Via S Kim
Flash
Klarifikasi
Syifaanur Al Fitria
Cerpen
Bronze
Sisi Lain
Christian Shonda Benyamin
Cerpen
Bronze
Penemuan dan Kekuatan Baru
Mulyana
Novel
Pasar Malam Terkutuk
Yaraa
Cerpen
Bronze
Mengulang Waktu
Teman Tualang
Cerpen
Bronze
Sttt... Jangan berisik. Kebenaran Bersembunyi dalam Sunyi
Ron Nee Soo
Flash
Bronze
BURUNG PUTIH YANG TIDAK KEHILANGAN WARNANYA
Mu Xuerong
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Saya Adalah
Aneidda
Skrip Film
Malam Mencari Pagi
Aneidda
Cerpen
Bronze
Malam-Malam Wadam
Aneidda
Cerpen
Bronze
Cinta Pertama dan Terakhir
Aneidda
Flash
Kerinduan
Aneidda
Cerpen
Bronze
Pelangi Satu Menit
Aneidda
Flash
Asap Rokok, Kopi dan Pisang Goreng
Aneidda
Flash
Coklat yang Meleleh
Aneidda
Flash
Mengapa Aku Sering Tak Di Sini
Aneidda
Cerpen
Bronze
Perjanjian Bersama Sehari Malam
Aneidda
Skrip Film
Jalan ke Awal
Aneidda
Cerpen
Bronze
Membunuh Benci
Aneidda
Cerpen
Jatuh
Aneidda
Novel
Bronze
Sepasang Mata Bola (Bukan Lagu Walo Banyak Nyanyinya)
Aneidda
Cerpen
Jakarta, Baru-Baru Ini
Aneidda