Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Slice of Life
Bronze
Satu Payung Berdua
0
Suka
10
Dibaca
Cerpen ini masih diperiksa oleh kurator

Bel pulang sekolah baru saja berbunyi ketika suara hujan mulai terdengar dari luar jendela kelas.

Awalnya hanya rintik-rintik kecil.

Satu per satu siswa kelas XI mulai memasukkan buku ke dalam tas. Beberapa langsung berdiri dan bergegas keluar sebelum hujan semakin deras. Sebagian lainnya memilih menunggu di dalam kelas sambil berharap hujan berhenti.

Revan masih duduk di tempatnya.

Ia memasukkan buku terakhir ke dalam tas dengan gerakan pelan. Tidak terburu-buru, tetapi juga tidak berniat menunggu terlalu lama.

Hari itu sebenarnya tidak ada sesuatu yang buruk.

Hanya saja, sejak pagi kepalanya terasa penuh.

Tugas matematika yang belum selesai. Presentasi kelompok minggu depan. Pesan dari ketua kelas tentang j...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp10.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Slice of Life
Cerpen
Bronze
Satu Payung Berdua
Agung Supriadi
Cerpen
Kepala Batu
Lusiana
Cerpen
Ssstttt..Jangan Berisik!!!
Khairaniiii savira
Cerpen
Lost In Translation (Karena kamus saja tidak cukup)
Lada Ungu
Cerpen
Bronze
Mendekap Surga
Trippleju
Cerpen
Bronze
Unfinished Business
Jasma Ryadi
Cerpen
Bronze
Surat dari Jakarta
Ron Nee Soo
Cerpen
I am a tea, You are a coffee
faridhachacha
Cerpen
Bronze
Malu
Imajinasiku
Cerpen
Esok Masih Akan Terus Berjalan
Rein Senja
Cerpen
Bronze
Another You Want
Brilijae(⁠。⁠•̀⁠ᴗ⁠-⁠)⁠✧
Cerpen
Bronze
Pemerkosa Akal
Titin Widyawati
Cerpen
Bronze
Hilang Akal
Yuli Harahap
Cerpen
Amplop Itu Harus Penuh
Erick Mumtaza Juansopatrah
Cerpen
Bronze
06 Sang Pengamat
Bima Kagumi
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Satu Payung Berdua
Agung Supriadi
Novel
Bronze
Teman Sebangku, Cinta Pertamaku
Agung Supriadi