Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Drama
Bronze
Satpam dan Buaya
5
Suka
30,200
Dibaca

Namanya Muhammad Satar. Masih nampak seperti 30-an, meskipun sudah 45. Jabatannya komandan satpam pabrik penjernihan air (dia lebih senang menggunakan kata “security”, tetapi saya tidak, saya tetap menggunakan “satpam” karena lebih Indonesiawi). Bagaimana dia bisa menjadi komandan satpam tidak pernah diceritakan, tetapi tentang keberaniannya banyak orang membicarakannya, dan karena itu dia termasuk disegani di kalangannya. Meskipun banyak yang mengatakan bahwa dia itu “gelo”, suatu istilah yang umum digunakan di Banten Utara, yang kurang-lebih berarti “crazy”, kadang orang juga senang menyebutnya “geblek”, artinya “tolol”. Kombinasi “gelo” dan “geblek” kurang-lebihnya tampak ser...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (1)
Rekomendasi dari Drama
Novel
Sejarah Jatuhnya Dua Hati
Awwall Elsyahidand
Novel
Galendra
Ooza
Cerpen
Bronze
Satpam dan Buaya
Agus Fahri Husein
Cerpen
Kucing
Edelweiss
Flash
Bronze
Talenta Yang Tersiakan
Rere Valencia
Cerpen
Manusia Berjantung Pisang
Rizky Anna
Novel
Tiba-tiba
Dea Rivani
Novel
Karena X
Selvi Diana Paramitha
Novel
PARADOKS
Robin Wijaya
Skrip Film
Khayal
Felix Martua
Novel
Perempuan Terlarang
Niskala Ajisena
Novel
Rumahku (Bukanlah) Surgaku
Zainur Rifky
Novel
Bronze
CADAS KARANG DI BAWAH TEBING CURAM
Atis Dee Jay
Flash
Bronze
Tempe Orek
Autami Anita
Flash
Bronze
Mantan Makmum
Silvarani
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Satpam dan Buaya
Agus Fahri Husein
Cerpen
Bronze
Haji Ramli dan Kuntilanak Cantik
Agus Fahri Husein
Cerpen
Bronze
Menyembunyikan Gajah
Agus Fahri Husein
Cerpen
Bronze
Ternyata Ka'bah Tidak Melayang-layang
Agus Fahri Husein
Cerpen
Bronze
Anjing Tak Bisa Bicara
Agus Fahri Husein
Cerpen
Bronze
Kerudung Putih
Agus Fahri Husein
Cerpen
Bronze
Jari Patah
Agus Fahri Husein
Cerpen
Bronze
Kucing Mati
Agus Fahri Husein
Cerpen
Bronze
Kapak Terpendam
Agus Fahri Husein