Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Romantis
Bronze
SANGUIN
2
Suka
14,710
Dibaca

Sepulangnya dari kampus, sana yang hendak berjalan menuju kamarnya terhenti karena panggilan sang ayah.

"San, sini dulu. Ada yang mau ayah bicarakan"

"Apa yah? " ucapnya dengan nada datar

"Orang yang mau lamar kamu akan datang besok"

"Ayah, kok gitu sih. Sana kan baru pulang dan kenapa mendadak kayak gini sih yah"

"Siapa yang bilang mendadak, ayah kan udah kasih tau kamu setelah kasus di rumah kos kamu"

"Ayah kok jadi bahas itu sih"

"Kamu kalau nggak di gituin bakalan seenaknya"

"Ya udah deh, sana ke kamar dulu. Tapi yah, gantengkan?"

"Ganteng, percaya deh kamu pasti suka"

Sana berjalan ke kamarnya dengan langkah tanpa semangat. Entah kenapa ayahnya begitu ingin dia cepat menikah. Apalagi dirinya masih dalam masa kuliah.

Sana yang sampai di kamarnya melihat foto dirinya dan sani yang penuh dengan senyuman. Andaikan kak sani masih di sini, pasti aku nggak akan kesepian kayak gini.

Tiba- tiba fikirannya kembali berputar ke ucapan sang ayah tentang lamarannya.

Sana menelfon amora, teman satu kampusnya.

"Mor, gue sedih banget"

"Kenapa??

"Gue di jodohin sama ayah gue"

"Bagus dong, gue aja minta di jodohin. Orang tua gue nggak izinin"

"Kan itu kemauan lo, gue kan bukan"

"Nah ini masalahnya san, sesuatu yang kita mau terkadang bukan sesuatu yang bukan orang lain inginkan. Jadi nggak usah di bandingin dan maksain apa yang kita mau sama orang lain"

"Iya nyonya amora, tapi masalahnya gue nggak tau siapa orangnya"

"Masih untung lo di cariin, dari pada comot di jalan"

"Apaan sih lo, ya udah deh. Gue mau bersih- bersih"

"Oke, bye calon pengantin baru"

"Amora!"

Sani melangkah ke kamar mandi dengan wajah kesal. Dia merasa sudah salah orang untuk mendengarkan curhatnya.

Keesokan harinya, sana sudah menggunakan pakaian casualnya.

"San, kok kamu p...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (2)
Rekomendasi dari Romantis
Novel
Gold
Iris
Bentang Pustaka
Novel
Bronze
You are my sirius
Nasyha
Novel
Bronze
Oditi
Susan Santika
Novel
Gold
Revolt
Mizan Publishing
Novel
Singularity
Rezky Armitasari
Cerpen
Bronze
SANGUIN
lidia afrianti
Novel
Nineteen point Ten
Ropha Locera
Flash
Tegar & Goresan Pena Dalam Lembaran Baru
pelantunkata
Novel
Choco Lab
rinano
Novel
World Pain
Galuh sekar wangi
Novel
Gold
Marriagephobia
Noura Publishing
Novel
Aku Terlahir Istimewa
Dela
Novel
Bronze
Pemain Rasa
judizia
Novel
Menuju Titik Nol
Murasaki Okada
Novel
Ketika Langit Tak Lagi Batasnya...
Shabrina Farha Nisa
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
SANGUIN
lidia afrianti
Cerpen
Bronze
In The Nick of Time
lidia afrianti
Flash
10 Days Without Permission
lidia afrianti
Flash
Ternyata Kita Pembohong
lidia afrianti
Flash
Khas Jatuh Cinta
lidia afrianti
Flash
Wilayah Terlarang Bernama Kita
lidia afrianti
Flash
Bronze
Sandiwara
lidia afrianti
Flash
Bronze
Juni Tanpa Ju
lidia afrianti
Cerpen
Bronze
Strange Thoughts
lidia afrianti
Cerpen
Bronze
Line And Word
lidia afrianti
Flash
Kalau saat itu aku tidak diam. . .
lidia afrianti
Flash
SELF
lidia afrianti
Cerpen
Bronze
StepMother
lidia afrianti
Flash
STORY OF GERBERA
lidia afrianti
Flash
In Korea Means 사랑해
lidia afrianti