Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Romantis
Bronze
SANGUIN
2
Suka
23,490
Dibaca

Sepulangnya dari kampus, sana yang hendak berjalan menuju kamarnya terhenti karena panggilan sang ayah.

"San, sini dulu. Ada yang mau ayah bicarakan"

"Apa yah? " ucapnya dengan nada datar

"Orang yang mau lamar kamu akan datang besok"

"Ayah, kok gitu sih. Sana kan baru pulang dan kenapa mendadak kayak gini sih yah"

"Siapa yang bilang mendadak, ayah kan udah kasih tau kamu setelah kasus di rumah kos kamu"

"Ayah kok jadi bahas itu sih"

"Kamu kalau nggak di gituin bakalan seenaknya"

"Ya udah deh, sana ke kamar dulu. Tapi yah, gantengkan?"

"Ganteng, percaya deh kamu pasti suka"

Sana berjalan ke kamarnya dengan langkah tanpa semangat. Entah kenapa ayahnya begitu ingin dia cepat menikah. Apalagi dirinya masih dalam masa kuliah.

Sana yang sampai di kamarnya melihat foto dirinya dan sani yang penuh dengan senyuman. Andaikan kak sani masih di sini, pasti aku nggak akan kesepian kayak gini.

Tiba- tiba fikirannya kembali berputar ke ucapan sang ayah tentang lamarannya.

Sana menelfon amora, teman satu kampusnya.

"Mor, gue sedih banget"

"Kenapa??

"Gue di jodohin sama ayah gue"

"Bagus dong, gue aja minta di jodohin. Orang tua gue nggak izinin"

"Kan itu kemauan lo, gue kan bukan"

"Nah ini masalahnya san, sesuatu yang kita mau terkadang bukan sesuatu yang bukan orang lain inginkan. Jadi nggak usah di bandingin dan maksain apa yang kita mau sama orang lain"

"Iya nyonya amora, tapi masalahnya gue nggak tau siapa orangnya"

"Masih untung lo di cariin, dari pada comot di jalan"

"Apaan sih lo, ya udah deh. Gue mau bersih- bersih"

"Oke, bye calon pengantin baru"

"Amora!"

Sani melangkah ke kamar mandi dengan wajah kesal. Dia merasa sudah salah orang untuk mendengarkan curhatnya.

Keesokan harinya, sana sudah menggunakan pakaian casualnya.

"San, kok kamu p...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (2)
Rekomendasi dari Romantis
Cerpen
Bronze
SANGUIN
lidia afrianti
Novel
Bronze
Tanpa Kata-Kata
myht
Flash
Love Story
Raden Maesaroh
Cerpen
Encounter
Davian Mel
Flash
Surat Untuk Tuan Mura
Dhea FB
Flash
Bronze
Apakah Cinta itu Berpola?
Nuel Lubis
Novel
Cinta Aku Gadis
Imroatul Hasanah
Novel
Detik Selanjutnya
Ama Abdullah
Novel
Gold
Adonis
Bentang Pustaka
Skrip Film
Cowok Selalu Mengalah
Indah li
Novel
LENTERA
Anjar Lembayung
Novel
Rakhalila
Galih Aditya
Skrip Film
JANJI HATI AHMAD
Aries Supriady
Flash
senandung rindu di balik panggung
Lukitokarya
Flash
Kamu Nyata, Bukan Ilusi
pelantunkata
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
SANGUIN
lidia afrianti
Flash
Maaf aku tidak menjadi apa yang kamu mau
lidia afrianti
Flash
Bronze
Jejak
lidia afrianti
Flash
Titik Tumbuh
lidia afrianti
Flash
Bronze
LAST PLACE
lidia afrianti
Flash
Bronze
Rumus Manual ayah
lidia afrianti
Flash
Balasan Surat Untukmu, Sean
lidia afrianti
Flash
Kalau saat itu aku tidak diam. . .
lidia afrianti
Flash
Bronze
Lemon Tea
lidia afrianti
Flash
Gravitasi
lidia afrianti
Flash
Bronze
Hilang di Kota Virtual
lidia afrianti
Flash
Aku Sekarat
lidia afrianti
Flash
Kenapa Kamu Pergi?
lidia afrianti
Flash
Perempuan
lidia afrianti
Flash
Khas Jatuh Cinta
lidia afrianti