Username/Email
Kata Sandi
Alamat Email
Kata Sandi
Jenis Kelamin
Sejauh mata memandang hanya kabut yang tampak. Bergerak pelan tapi pasti, mengepung bak pembunuh senyap. Tresna menjulurkan tangan kanannya ke depan, berupaya menyibak tirai yang makin pekat itu, mencari jalan. Ia menahan nafasnya. Menajamkan pendengarannya. Ya, ada sesuatu terasa bergerak pelan menuju ke arahnya.
Lalu wajah itu terkuak di sela kabut. Wajah seorang pria. Matanya lebar di bawah sepasang alis tebal. Bibir tipisnya terkatup erat. Pandangannya melunak ketika ia melihat sang wanita. Ia menjulurkan tangannya. “Habri?” sang ...