Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Slice of Life
Bronze
Saling Merindu
11
Suka
4,934
Dibaca

“Hari boleh berganti, waktu boleh berlalu. Namun, tidak dengan perasaanku padamu.” ~ Dewi Fortuna

Satu balon chat muncul di layar atas ponsel. Seseakun memberi respons pada statusku yang akan menghilang setelah dua puluh empat jam. Entah, siapa dia? Komentarnya langsung masuk ke inbox

Saat itu aku sebenarnya sedang sibuk menilai naskah event—aku sedang membuat event kecil-kecilan, puisi dan cerita mini. Namun, pesan tadi terlalu menggoda sebab dia memberi ucapan selamat atas pencapaianku saat khatam Al Quran di bulan suci Ramadan 1446 H. 

Tak mungkin aku membiarkan seseorang menunggu balasan pesan terlalu lama meskipun aku belum tahu siapa dia. Yang jelas aku akan berusaha menghormati dan menghargainya, layaknya seseorang yang bertamu ke rumah. Bukankah salah satu iman kepada hari akhir adalah memuliakan tamu? Nah, itulah mengapa aku fast respons sebisa mungkin walaupun belum kenal dengannya. 

Aku pun membuka messenger, lalu membalas pesan darinya. Sebuah ucapan terima kasih dan mengirim pesan “salam kenal” kepadanya karena kami memang belum berteman di facebook, media sosial yang kami gunakan saat berinteraksi malam itu. Dia pun menjawab serupa, “salam kenal kembali.”

Aku segera melanjutkan mengoreksi naskah dan mempostingnya ke website. Akan tetapi, ada perasaan yang sangat kuat mengusik konsentrasi. Postingan pun ada yang salah tulis nama karena kehadiran dia seakan-akan menyita fokusku.

Aku merasa, dia adalah seseorang yang pernah berinteraksi denganku di masa lalu. Kelihatannya terdengar aneh, mengapa bisa terasa seperti ini. Mungkin ada ikatan batin yang cukup kuat di antara kami. Bisa jadi, chemistry kami yang saling terhubung. Mungkin, kedekatan perasaan, gairah, romansa, atau rasa rindu. 

Kukirim ...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp29.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Slice of Life
Cerpen
Bronze
Saling Merindu
Dewi Fortuna
Cerpen
Bronze
Mbah Jum Tolak Seragam Upacara
richard hendro rumpoko
Cerpen
Bronze
Silence
Anisah Ani06
Cerpen
Bronze
𝐀𝐮𝐭𝐡𝐨𝐫 𝐜𝐮𝐫𝐡𝐚𝐭 𝐧𝐢𝐡 𝐆𝐮𝐲'𝐬
Langitttmallam
Cerpen
Bronze
Terima Dan Kembali Maju
Nabilla Shafira
Cerpen
Bronze
Pardi
C. Gunharjo Leksono
Cerpen
Arwah Kunang-Kunang
Rafael Yanuar
Cerpen
Bronze
Usman dan Ujang, Suatu Kali
Harsa Permata
Cerpen
KALAU ADA YANG SULIT, KENAPA HARUS DIPERMUDAH?
Yunia Susanti
Cerpen
Bronze
Pelukis Jalanan
AnotherDmension
Cerpen
Bronze
Menunggu Petang
spacekantor
Cerpen
Luka di Lutut Alberto & Kisah Monogusha Taro yang Ganjil
Galang Gelar Taqwa
Cerpen
Bronze
Hilang Sebelum Sampai
Shinta Larasati Hardjono
Cerpen
Bronze
Laptopku, Teman Kerjaku
Mochammad Ikhsan Maulana
Cerpen
Paket Penyelamat Nyawa
Adrikni LR
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Saling Merindu
Dewi Fortuna
Cerpen
Bronze
Setangkup Rindu
Dewi Fortuna
Flash
Bronze
Balikan, Yuk!
Dewi Fortuna
Cerpen
Bronze
Cintaku Terjerat di Yogya
Dewi Fortuna
Cerpen
Bronze
Pak Candra
Dewi Fortuna
Flash
Bronze
Berhati Emas
Dewi Fortuna
Cerpen
Bronze
Basement
Dewi Fortuna
Cerpen
Bronze
Jangan Beri Aku Cintamu
Dewi Fortuna
Cerpen
Kelam
Dewi Fortuna
Cerpen
Bronze
Belahan Jiwa
Dewi Fortuna
Cerpen
Bronze
Masih Adakah Kesucian?
Dewi Fortuna
Cerpen
Bronze
Anakku, Anak Siapa?
Dewi Fortuna
Novel
Bronze
Cut Off
Dewi Fortuna
Cerpen
Bronze
Surat Cinta
Dewi Fortuna
Cerpen
Bronze
Minuman Menyegarkan
Dewi Fortuna