Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Slice of Life
Bronze
Saling Merindu
11
Suka
6,067
Dibaca

“Hari boleh berganti, waktu boleh berlalu. Namun, tidak dengan perasaanku padamu.” ~ Dewi Fortuna

Satu balon chat muncul di layar atas ponsel. Seseakun memberi respons pada statusku yang akan menghilang setelah dua puluh empat jam. Entah, siapa dia? Komentarnya langsung masuk ke inbox

Saat itu aku sebenarnya sedang sibuk menilai naskah event—aku sedang membuat event kecil-kecilan, puisi dan cerita mini. Namun, pesan tadi terlalu menggoda sebab dia memberi ucapan selamat atas pencapaianku saat khatam Al Quran di bulan suci Ramadan 1446 H. 

Tak mungkin aku membiarkan seseorang menunggu balasan pesan terlalu lama meskipun aku belum tahu siapa dia. Yang jelas aku akan berusaha menghormati dan menghargainya, layaknya seseorang yang bertamu ke rumah. Bukankah salah satu iman kepada hari akhir adalah memuliakan tamu? Nah, itulah mengapa aku fast respons sebisa mungkin walaupun belum kenal dengannya. 

Aku pun membuka messenger, lalu membalas pesan darinya. Sebuah ucapan terima kasih dan mengirim pesan “salam kenal” kepadanya karena kami memang belum berteman di facebook, media sosial yang kami gunakan saat berinteraksi malam itu. Dia pun menjawab serupa, “salam kenal kembali.”

Aku segera melanjutkan mengoreksi naskah dan mempostingnya ke website. Akan tetapi, ada perasaan yang sangat kuat mengusik konsentrasi. Postingan pun ada yang salah tulis nama karena kehadiran dia seakan-akan menyita fokusku.

Aku merasa, dia adalah seseorang yang pernah berinteraksi denganku di masa lalu. Kelihatannya terdengar aneh, mengapa bisa terasa seperti ini. Mungkin ada ikatan batin yang cukup kuat di antara kami. Bisa jadi, chemistry kami yang saling terhubung. Mungkin, kedekatan perasaan, gairah, romansa, atau rasa rindu. 

Kukirim ...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp29.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Slice of Life
Cerpen
Bronze
Saling Merindu
Dewi Fortuna
Cerpen
Sibuk sedang Beristirahat
zain zuha
Cerpen
Bronze
Balada Tes CPNS
spacekantor
Cerpen
Bronze
Simetris
Jasma Ryadi
Cerpen
Esensi Asasi Afeksi
Rairaa
Cerpen
Bronze
Sore Hari Setelah Ibu Tiada
Jasma Ryadi
Cerpen
JEJAK DI JALAN SETAPAK
Alwais qorni
Cerpen
Bronze
Neraca Uriping Manungsa
Shinta Larasati Hardjono
Cerpen
Bronze
Overtime
Aylanna N. Arcelia
Cerpen
Petasan Yang Kontroversial
Yovinus
Cerpen
Bronze
Idolaku di Masa Lalu
Yuisurma
Cerpen
Bronze
Dimana Surgamu, Buk?
Novita Ledo
Cerpen
Bronze
Peneliti Negeri Sipil
spacekantor
Cerpen
OMA-OMA MERESAHKAN
Zirconia
Cerpen
Jalan yang Bercabang
Aralya Seraquin
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Saling Merindu
Dewi Fortuna
Cerpen
Bronze
Basement
Dewi Fortuna
Cerpen
Bronze
Jangan Beri Aku Cintamu
Dewi Fortuna
Flash
Bronze
Berhati Emas
Dewi Fortuna
Cerpen
Bronze
Setangkup Rindu
Dewi Fortuna
Flash
Bronze
Langit Jovia yang Biru
Dewi Fortuna
Cerpen
Bronze
Kamulah Orangnya
Dewi Fortuna
Cerpen
All about Dewi
Dewi Fortuna
Novel
Bronze
Dirgantara
Dewi Fortuna
Cerpen
Bronze
Anakku, Anak Siapa?
Dewi Fortuna
Cerpen
Bronze
Kekasihku Ada Dua
Dewi Fortuna
Cerpen
Bronze
Surat Cinta
Dewi Fortuna
Cerpen
Bronze
Nic-Air 28 dan Cintanya
Dewi Fortuna
Novel
Bronze
Celana Biru yang Sobek
Dewi Fortuna
Novel
Bronze
Cut Off
Dewi Fortuna