Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Slice of Life
Bronze
Saling Merindu
11
Suka
6,418
Dibaca

“Hari boleh berganti, waktu boleh berlalu. Namun, tidak dengan perasaanku padamu.” ~ Dewi Fortuna

Satu balon chat muncul di layar atas ponsel. Seseakun memberi respons pada statusku yang akan menghilang setelah dua puluh empat jam. Entah, siapa dia? Komentarnya langsung masuk ke inbox

Saat itu aku sebenarnya sedang sibuk menilai naskah event—aku sedang membuat event kecil-kecilan, puisi dan cerita mini. Namun, pesan tadi terlalu menggoda sebab dia memberi ucapan selamat atas pencapaianku saat khatam Al Quran di bulan suci Ramadan 1446 H. 

Tak mungkin aku membiarkan seseorang menunggu balasan pesan terlalu lama meskipun aku belum tahu siapa dia. Yang jelas aku akan berusaha menghormati dan menghargainya, layaknya seseorang yang bertamu ke rumah. Bukankah salah satu iman kepada hari akhir adalah memuliakan tamu? Nah, itulah mengapa aku fast respons sebisa mungkin walaupun belum kenal dengannya. 

Aku pun membuka messenger, lalu membalas pesan darinya. Sebuah ucapan terima kasih dan mengirim pesan “salam kenal” kepadanya karena kami memang belum berteman di facebook, media sosial yang kami gunakan saat berinteraksi malam itu. Dia pun menjawab serupa, “salam kenal kembali.”

Aku segera melanjutkan mengoreksi naskah dan mempostingnya ke website. Akan tetapi, ada perasaan yang sangat kuat mengusik konsentrasi. Postingan pun ada yang salah tulis nama karena kehadiran dia seakan-akan menyita fokusku.

Aku merasa, dia adalah seseorang yang pernah berinteraksi denganku di masa lalu. Kelihatannya terdengar aneh, mengapa bisa terasa seperti ini. Mungkin ada ikatan batin yang cukup kuat di antara kami. Bisa jadi, chemistry kami yang saling terhubung. Mungkin, kedekatan perasaan, gairah, romansa, atau rasa rindu. 

Kukirim ...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp29.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Slice of Life
Cerpen
Bronze
Saling Merindu
Dewi Fortuna
Cerpen
Dunia Cermin
Chiavieth Annisa06
Cerpen
Bronze
Di Bawah Tebing Terjal Pemanjatan
Ismail Ari
Cerpen
Bronze
Kakek dan Bisma
Anggrek Handayani
Cerpen
Bronze
Pelangi Di Atas Tiara
Shinta Larasati Hardjono
Cerpen
Bronze
Kontrakan Sakinah
Tini Ubadipura
Cerpen
Bandang
Hans Wysiwyg
Cerpen
Bronze
KOTA MATINYA EMPATI
Toni Al-Munawwar
Cerpen
Bronze
PERJALANAN TERAKHIR
Lestari Zulkarnain
Cerpen
Aroma Kayu
m aziz khulaimi hasni
Cerpen
Pacar Pura-Pura
Sekar Kinanthi
Cerpen
Bronze
Another You Want
Brilijae(⁠。⁠•̀⁠ᴗ⁠-⁠)⁠✧
Cerpen
Bronze
Jam Pulang yang Selalu Sama
Aulia umi halafah
Cerpen
Bakso Madura
Rizky Anna
Cerpen
My Annoying Boss
Rein Senja
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Saling Merindu
Dewi Fortuna
Cerpen
Bronze
Nic-Air 28 dan Cintanya
Dewi Fortuna
Cerpen
Bronze
Basement
Dewi Fortuna
Flash
Bronze
Langit Jovia yang Biru
Dewi Fortuna
Novel
Bronze
Dirgantara
Dewi Fortuna
Cerpen
Bronze
Sarapan, yuk! Nic-Air 28
Dewi Fortuna
Cerpen
Bronze
Jangan Beri Aku Cintamu
Dewi Fortuna
Cerpen
Bronze
Cinta yang Pudar
Dewi Fortuna
Cerpen
Bronze
Surat Cinta
Dewi Fortuna
Flash
Bronze
Berhati Emas
Dewi Fortuna
Novel
Bronze
Cut Off
Dewi Fortuna
Novel
Bronze
Celana Biru yang Sobek
Dewi Fortuna
Cerpen
Bronze
Belahan Jiwa
Dewi Fortuna
Cerpen
Bronze
Minuman Menyegarkan
Dewi Fortuna
Cerpen
Bronze
Kekasihku Ada Dua
Dewi Fortuna