Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Slice of Life
Bronze
Saling Merindu
11
Suka
8,496
Dibaca

“Hari boleh berganti, waktu boleh berlalu. Namun, tidak dengan perasaanku padamu.” ~ Dewi Fortuna

Satu balon chat muncul di layar atas ponsel. Seseakun memberi respons pada statusku yang akan menghilang setelah dua puluh empat jam. Entah, siapa dia? Komentarnya langsung masuk ke inbox. 

Saat itu aku sebenarnya sedang sibuk menilai naskah event—aku sedang membuat event kecil-kecilan, puisi dan cerita mini. Namun, pesan tadi terlalu menggoda sebab dia memberi ucapan selamat atas pencapaianku saat khatam Al Quran di bulan suci Ramadan 1446 H. 

Tak mungkin aku membiarkan seseorang menunggu balasan pesan terlalu lama meskipun aku belum tahu siapa dia. Yang jelas aku akan berusaha menghormati dan menghargainya, layaknya seseorang yang bertamu ke rumah. Bukankah salah satu iman kepada hari akhir adalah memuliakan tamu? Nah, itulah mengapa aku fast respons sebisa mungkin walaupun belum kenal dengannya. 

Aku pun membuka messenger, lalu membalas pesan darinya. Sebuah ucapan terima kasih dan mengirim pesan “salam kenal” kepadanya karena kami memang belum berteman di facebook, media sosial yang kami gunakan saat berinteraksi malam itu. Dia pun menjawab serupa, “salam kenal kembali.”

Aku segera melanjutkan mengoreksi naskah dan mempostingnya ke website. Akan tetapi, ada perasaan yang sangat kuat mengusik konsentrasi. Postingan pun ada yang salah tulis nama karena kehadiran dia seakan-akan menyita fokusku.

Aku merasa, dia adalah seseorang yang pernah berinteraksi denganku di masa lalu. Kelihatannya terdengar aneh, mengapa bisa terasa seperti ini. Mungkin ada ikatan batin yang cukup kuat di antara kami. Bisa jadi, chemistry kami yang saling terhubung. Mungkin, kedekatan perasaan, gairah, romansa, atau rasa rindu. 

Kukirim ...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp29.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Slice of Life
Cerpen
Bronze
Saling Merindu
Dewi Fortuna
Cerpen
Bronze
Jalan Cemara No. 8
Shinta Larasati Hardjono
Cerpen
Bronze
Keajaiban Dokter Risna
Syaa Ja
Cerpen
Narasi Perempuan
Meilisa Dwi Ervinda
Cerpen
Bronze
ALE
aelan savory keron lewar
Cerpen
Kompas
Hai Ra
Cerpen
Three Little Words
A. F Rianti
Cerpen
Gara-gara Jemuran Tetangga
Ais Aisih
Cerpen
Bronze
Yang Tak Pernah Bapak Ceritakan
Dara Kirana
Cerpen
Bronze
Bapakku Tak Kaya
Dara Kirana
Cerpen
Bronze
Mendekap Surga
Trippleju
Cerpen
Pesan yang Terlambat Datang
Nursan
Cerpen
Impian Sang Burung
Celica Yuzi
Cerpen
Seorang Bapak di Jembatan Penyeberangan
Trippleju
Cerpen
Seorang Lelaki Menangis di Kamar Anaknya
Muhammad Sapril
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Saling Merindu
Dewi Fortuna
Flash
Mawar Tunduk? Aku Nggak!
Dewi Fortuna
Novel
Bronze
Cut Off
Dewi Fortuna
Cerpen
Bronze
Sarapan, yuk! Nic-Air 28
Dewi Fortuna
Cerpen
Bronze
Kelam
Dewi Fortuna
Flash
Bronze
Salah Hitung Detak Jantung
Dewi Fortuna
Cerpen
Bronze
Masih Adakah Kesucian?
Dewi Fortuna
Cerpen
Izinkan Aku Menyayangimu
Dewi Fortuna
Cerpen
Bronze
Nic-Air 28 dan Cintanya
Dewi Fortuna
Novel
Bronze
Celana Biru yang Sobek
Dewi Fortuna
Flash
Bronze
Berhati Emas
Dewi Fortuna
Flash
Bronze
Langit Jovia yang Biru
Dewi Fortuna
Cerpen
All about Dewi
Dewi Fortuna
Cerpen
Bronze
Kasih Tiada Akhir
Dewi Fortuna
Cerpen
Bronze
Cintaku Terjerat di Yogya
Dewi Fortuna