Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Misteri
Bronze
Saksofonis Buruh Tani
1
Suka
8,266
Dibaca

Di suatu pedalaman desa,

Tok! Tok! Tok! Tok! Tok!

Tok! Tok! Tok! Tok! Tok!

TOK! TOK! TOK! TOK! TOK!

Rentetan ketukan pintu menyentak kantuk seorang pria berusia hampir setengah abad. Kedua kakinya yang hendak melangkah menuju kamar tidurnya terpaksa berbalik ke arah pintu depan. Jam dinding menunjukkan pukul satu dini hari. Keheningan malam yang semula tercipta terpaksa mangkat, lalu berubah menjadi keheranan yang berkepanjangan.

Tok! Tok! Tok! Tok! Tok!

Tok! Tok! Tok! Tok! Tok!

TOK! TOK! TOK! TOK! TOK!

“Yaaaa….., Sebentaaar,” pria berusia hampir setengah abad itu mempercepat langkahnya menuju pintu depan. Baru beberapa langkah diayunkan, dia sudah sampai di ambang pintu kayu jati penuh ukirannya. Pintu tebal ini adalah salah satu buah karyanya yang sudah banyak dieksport ke Belanda.

“Siapa yang bertamu, Pak?” istrinya yang berusia jauh lebih muda dari suaminya, kira-kira lima belas tahun, memunculkan diri dari balik pintu kamar tidurnya. Dia juga dibuat heran dengan ketukan pintu yang mengganggu waktu istirahatnya. Sekilas matanya melirik ke ruang kamar putra semata wayangnya yang terletak tepat di samping kamarnya. Jarak antara pintu kamarnya dan pintu kamar anaknya hanya dibatasi dengan sebuah piano yang disandarkan ke dinding. Wanita berusia tiga puluh tahunan ini hanya memantau sekalian berharap jika bocah berusia sebelas tahun itu tak terbangun karena kegaduhan di tengah malam ini...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp3.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Misteri
Cerpen
Bronze
AH, KITA?
Citra Rahayu Bening
Cerpen
Bronze
Saksofonis Buruh Tani
Silvarani
Flash
Lukisan Bedhaya Ketawang (I)
Rifatia
Cerpen
Nocturnal Kota dan Wanita di Balik Jendela
Maquia
Cerpen
Bronze
Kegelapan yang Meringkus Bulan
Aralya Seraquin
Skrip Film
Skema Wilwatikta
Vitri Dwi Mantik
Flash
Satu Lembar Kertas
Rimadian
Novel
Bitterfly
Anisah Aulia Putri
Novel
NONE the red wol
Alpri prastuti
Flash
Di Sebuah Hutan
Sena N. A.
Novel
Nyi Kemretek
Puput Sekar K
Flash
TERDAKWA
Yutanis
Cerpen
Kelam
Rairaa
Novel
Bluebonnets I: The Flower
Sinta Aulia
Cerpen
08 Air Suci
Bima Kagumi
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Saksofonis Buruh Tani
Silvarani
Flash
Bronze
Bakso Tak Enak di Pertigaan Gang Rumahku
Silvarani
Flash
Bronze
Penjual Cat Silver Manusia Silver
Silvarani
Flash
Bronze
Lelaki Kemarin Sore (Membicarakan Adam 6)
Silvarani
Flash
Bronze
Lelaki Pembenci Buku (Membicarakan Adam 5)
Silvarani
Flash
Bronze
Dua Dada, Dua Cinta, Aku yang Mana?
Silvarani
Flash
Bronze
Gugur Diambil Langit
Silvarani
Flash
Bronze
Senjum Perdjaka untuk Perawannja
Silvarani
Flash
Bronze
Lelaki Penghias Pohon Natal Rumahan
Silvarani
Flash
Bronze
Teleponmu Dari Benua Seberang
Silvarani
Flash
Bronze
Physics Love
Silvarani
Flash
Bronze
Parallel Myself in Kanagawa Morning
Silvarani
Flash
Bronze
Zigot Maryam
Silvarani
Cerpen
Bronze
Loving You Beyond God
Silvarani
Flash
Bronze
Kepada Dua Musim Kesukaanku
Silvarani