Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Misteri
Bronze
Saksofonis Buruh Tani
1
Suka
6,281
Dibaca

Di suatu pedalaman desa,

Tok! Tok! Tok! Tok! Tok!

Tok! Tok! Tok! Tok! Tok!

TOK! TOK! TOK! TOK! TOK!

Rentetan ketukan pintu menyentak kantuk seorang pria berusia hampir setengah abad. Kedua kakinya yang hendak melangkah menuju kamar tidurnya terpaksa berbalik ke arah pintu depan. Jam dinding menunjukkan pukul satu dini hari. Keheningan malam yang semula tercipta terpaksa mangkat, lalu berubah menjadi keheranan yang berkepanjangan.

Tok! Tok! Tok! Tok! Tok!

Tok! Tok! Tok! Tok! Tok!

TOK! TOK! TOK! TOK! TOK!

“Yaaaa….., Sebentaaar,” pria berusia hampir setengah abad itu mempercepat langkahnya menuju pintu depan. Baru beberapa langkah diayunkan, dia sudah sampai di ambang pintu kayu jati penuh ukirannya. Pintu tebal ini adalah salah satu buah karyanya yang sudah banyak dieksport ke Belanda.

“Siapa yang bertamu, Pak?” istrinya yang berusia jauh lebih muda dari suaminya, kira-kira lima belas tahun, memunculkan diri dari balik pintu kamar tidurnya. Dia juga dibuat heran dengan ketukan pintu yang mengganggu waktu istirahatnya. Sekilas matanya melirik ke ruang kamar putra semata wayangnya yang terletak tepat di samping kamarnya. Jarak antara pintu kamarnya dan pintu kamar anaknya hanya dibatasi dengan sebuah piano yang disandarkan ke dinding. Wanita berusia tiga puluh tahunan ini hanya memantau sekalian berharap jika bocah berusia sebelas tahun itu tak terbangun karena kegaduhan di tengah malam ini...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp3.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Misteri
Cerpen
Sumur Tua di Kampung Kami
Sofa Nurul
Cerpen
Bronze
Saksofonis Buruh Tani
Silvarani
Flash
Bronze
Pacar Seorang Pesulap
Afri Meldam
Cerpen
Bronze
KADES YANG TEWAS KARENA SEGALON AIR LIMBAH
Sri Wintala Achmad
Cerpen
TOPENG
Arthur William R
Flash
MAWAR BIRU JADI PILU
Feffi
Flash
Mengundang Tawa
Rifatia
Flash
Bronze
Ular
Afri Meldam
Cerpen
Secrets in the Old House
Rizky Yahya
Cerpen
Bronze
Lembah Tiga Bukit
Ahmad Muhaimin
Flash
Petunjuk
Miss Rain
Flash
Bronze
Surat dalam Botol
Afri Meldam
Cerpen
Bronze
ketakuan akan masalah
Mochammad Ikhsan Maulana
Flash
MERAJUT
Alviona Himayatunisa
Flash
ACELE
Dira Rahayu
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Saksofonis Buruh Tani
Silvarani
Flash
Bronze
Pembunuhan dibalik Truk Tengah Hutan
Silvarani
Flash
Bronze
Sentrifugal dan Sentripetal Keimanan
Silvarani
Flash
Bronze
Anatomy of Love
Silvarani
Flash
Bronze
Girl Talk
Silvarani
Flash
Bronze
Tiga Rasa Almond
Silvarani
Flash
Bronze
Sahabat Lawan Jenismu
Silvarani
Flash
Bronze
Aku Memang Monyet
Silvarani
Flash
Bronze
Four Boots in Texas
Silvarani
Flash
Bronze
Teleponmu Dari Benua Seberang
Silvarani
Flash
Bronze
Kala Sains Sebatas Pratikum Politik
Silvarani
Flash
Bronze
Gugur Diambil Langit
Silvarani
Flash
Bronze
Sembilan Nyawa
Silvarani
Flash
Bronze
Akar Belati Bunga Warna-Warni
Silvarani
Flash
Bronze
Cherry Real Love
Silvarani