Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Slice of Life
Bronze
Rungkat
0
Suka
10,018
Dibaca

Lama tidak berjumpa, sekali kabar terdengar, berita duka membawa kesedihan. Umur manusia memang tidak ada yang tahu, tidak ada juga yang bisa memilih bagaimana dia akan meninggal.

“Namun kenapa kau bisa sampai menyerah dengan dunia?”

Malam hari saat berkumpul dengan keluarga kecilku didepan televisi, aku begitu dikejutkan dengan kabar pemberitaan orang meninggal. Bukan karena sebuah penyakit ataupun tindak kriminal pembunuhan, menggunakan tali jemuran lelaki itu memutuskan mengakhiri hidup.

Istriku sampai menepuk bahuku untuk menyadarkan, aku benar-benar dibuat mematung.

“Kamu kenal mas?”

Mungkin karena khawatir, istriku menginginkan sebuah kejelasan. Dari...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp2.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Slice of Life
Cerpen
Bronze
Rungkat
artabak
Cerpen
Bronze
Menunggu Petang
spacekantor
Cerpen
Bronze
Larung Layang
Eva Maulidiyah BL
Cerpen
Bronze
Hati Seorang Sahabat
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Merasa Diri Paling Benar
Yovinus
Cerpen
Dua Peron, Satu Lambaian
Dhiandra Jatu
Cerpen
Atas Nama Zohran Kecil
Hilwa Taqiyya
Cerpen
Bronze
Gadis Tulang Wangi dan Sekitarnya
Nailu Chirzati
Cerpen
TIRED
Nanar
Cerpen
Gara-gara Jemuran Tetangga
Ais Aisih
Cerpen
Bronze
Misi Minggat- Gagal total
Novita Ledo
Cerpen
1/2 Nakal & 1/2 Polos (Tetangga Ku)
muhamad fahmi fadillah
Cerpen
Sofia
Rafael Yanuar
Cerpen
Makam keramat
Ridhawd
Cerpen
Bronze
Pukuc Kadit Odlas
Muhaimin El Lawi
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Rungkat
artabak
Novel
Bronze
Nada organ kita
artabak
Cerpen
Bronze
Rani & Jodi chapter 1
artabak
Cerpen
Bronze
Rebah oleh tanah
artabak
Cerpen
Bronze
Rani & Jodi Chapter 2
artabak
Flash
Bronze
Sudut pandang
artabak
Flash
Beruang
artabak
Cerpen
Nyumbang!
artabak
Cerpen
Bronze
Terang bulan
artabak
Novel
Lemas
artabak
Cerpen
Negri Tanpa Bendera
artabak
Novel
Dongeng tanah
artabak