Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Drama
Bronze
Rumah yang Tak Hangat
2
Suka
21,762
Dibaca

Kita telah retak

Aku tahu kau sadar

Pun aku tahu kau rindu kita yang dulu

Kita tak pernah lagi lengkap

***

"Assalamu'alaik–"

"Kamu, tuh, pernah nggak, sih, menghargai suami? Aku kerja bolak-balik Jakarta-Bogor tiap hari nggak ada penghargaan sama sekali."

"Lah? Aku, sih, apa adanya, Yah! Aku nggak bisa dipaksa tersenyum manis padahal nyimpan luka bertahun-tahun!"

Senja yang baru pulang kuliah langsung berlari ke kamarnya. Ia sudah kenyang dengan pertengkaran orangtuanya yang hampir setiap hari ia konsumsi. Sudah kenyang sampai hampir muntah.

Ia langsung berbaring di kasurnya tanpa terlebih dulu mengganti bajunya. Menatap langit-langit, memutar podcast favoritnya dengan volume keras. Setidaknya, itu membuatnya terdistraksi, kan?

"Anak-anak jadi jauh begini sama ayahnya, kamu kira karena apa? Karena kamu doktrin, tahu, nggak?!"

"Mana pernah aku doktrin anak-anak? Tanya aja sama anaknya!"

Pintu kamar Senja dibuka paksa.

"Kak, memang Bunda pernah doktrin kamu sama adek buat benci sa...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Drama
Cerpen
Bronze
Rumah yang Tak Hangat
Nada Khalisha I.
Novel
Iri
AAA
Novel
METAMORFOSIS (TAK) SEMPURNA
Nadhira Syakira Kilimanjaro Ali
Novel
Sama Dengan
Muhammad Alfi Rahman
Skrip Film
Hantu-hantu Laut
Decky Putra
Novel
Menulis Sebelum Mati
Muhammad Rifal Asyakir
Skrip Film
Aku Bukan Anak OSIS
Adiba
Novel
I'm a Writter, Not an Actress
meoteaas
Novel
Bronze
Yes, I have "D.I.D"!
rafa alfurqan
Skrip Film
Si Paling Rebel
diannafi
Flash
Bronze
Gadis Berkalung Tasbih
Herman Siem
Flash
Matahari Bersinar
Grace Anindya
Flash
Aku Tidak Berniat Kembali ke Masa Lalu
awod
Flash
Rindu Pungguk pada Bulan
Muhammad Zein Hanafi
Cerpen
Bronze
Kalung
Ahmad Muhaimin
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Rumah yang Tak Hangat
Nada Khalisha I.
Cerpen
Bronze
Tuan yang Abadi dalam Intuisi
Nada Khalisha I.