Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Drama
Bronze
Rumah yang Menunggu Hujan
0
Suka
454
Dibaca
Cerpen ini masih diperiksa oleh kurator

# Rumah yang Menunggu Hujan

Sudah tiga belas tahun rumah itu berdiri sendirian di ujung desa. Cat putihnya telah berubah menjadi abu-abu kusam. Atapnya dipenuhi lumut. Di halaman depan, pohon mangga tua menjatuhkan daun-daun kering yang dibiarkan menumpuk tanpa pernah disapu. Orang-orang menyebutnya Rumah yang Menunggu Hujan.

Bukan karena rumah itu bocor.

Melainkan karena setiap kali hujan turun, selalu ada seseorang yang datang, berdiri beberapa menit di beranda, lalu pergi lagi tanpa mengetuk pintu.

Namanya Arga.

Ia datang setiap musim hujan, mengenakan jas hujan lusuh dan membawa payung hi...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Drama
Novel
Persidangan Langit
Maceloda
Novel
Kembali, Pulang
Regina Mega P
Novel
Sebuah Titik Temu
Rivaldi Zakie Indrayana
Skrip Film
MORE THAN ME
Masella Dwi Lestari
Skrip Film
Kasih Oleh Rumah
Fatih Hayatul Azhar
Cerpen
Bronze
Rumah yang Menunggu Hujan
zidan fadlan robbah
Novel
KABISAT
Muhamad Riyanto
Novel
Rumah di Ujung Jalan
Angelia Claresta
Cerpen
Bronze
Bunga Apa yang Kau Masukkan ke Mulutmu?
Cicilia Oday
Novel
You Sound Awesome!
Jonem
Novel
SEMU
nadira belinda
Novel
Bronze
Tentang Asa
Vivian Hong
Novel
Zy
Daisy Fuu
Novel
Kehangatan Baru
Dyah Anggraini
Novel
One Fine Day (Become Mama)
Arinaa
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Rumah yang Menunggu Hujan
zidan fadlan robbah
Cerpen
Bronze
gudang penyesalan
zidan fadlan robbah
Cerpen
Bronze
Pewaris Astrea
zidan fadlan robbah
Cerpen
Bronze
Siapa yang Menjadi Penjahat
zidan fadlan robbah
Cerpen
Bronze
TERIAKAN SETAN
zidan fadlan robbah
Cerpen
Bronze
Rumah Di Ujung Sumur
zidan fadlan robbah
Cerpen
Bronze
Nomor Whatsapp Foto Kuburanku
zidan fadlan robbah
Cerpen
Bronze
Senja Di Stasiun hujan
zidan fadlan robbah