Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Drama
Bronze
Rumah yang Menunggu Hujan
0
Suka
578
Dibaca
Cerpen ini masih diperiksa oleh kurator

# Rumah yang Menunggu Hujan

Sudah tiga belas tahun rumah itu berdiri sendirian di ujung desa. Cat putihnya telah berubah menjadi abu-abu kusam. Atapnya dipenuhi lumut. Di halaman depan, pohon mangga tua menjatuhkan daun-daun kering yang dibiarkan menumpuk tanpa pernah disapu. Orang-orang menyebutnya Rumah yang Menunggu Hujan.

Bukan karena rumah itu bocor.

Melainkan karena setiap kali hujan turun, selalu ada seseorang yang datang, berdiri beberapa menit di beranda, lalu pergi lagi tanpa mengetuk pintu.

Namanya Arga.

Ia datang setiap musim hujan, mengenakan jas hujan lusuh dan membawa payung hi...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Drama
Novel
Diary untuk Arland
Rika Kurnia
Novel
Hujan Tak Berpayung
Syaiful Alim
Skrip Film
Cerita Tentang Rasa
Embun RA
Flash
Bronze
Sendu
darayynt
Cerpen
Bronze
Rumah yang Menunggu Hujan
zidan fadlan robbah
Novel
Bronze
AGATHA
Nimas Aksan
Novel
A Legacy of Cyllia
Faristama Aldrich
Novel
PERSAHABATAN
Febri Kurniawan
Novel
Bronze
Tabut Tuhan di 98
Raz Aka Yagit
Novel
Aku Dan Perbedaan
Widhi ibrahim
Novel
Lelaki 'Grup' Parent
Zihfa Anzani Saras Isnenda
Cerpen
Bronze
Tuah Kumis Tikus
Muram Batu
Novel
Gold
PCPK Art Academy
Noura Publishing
Flash
Demi Adil yang Sulit Diraih
Athar Farha
Cerpen
Bronze
Perjalanan impian Toni
Azis Sulaeman
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Rumah yang Menunggu Hujan
zidan fadlan robbah
Cerpen
Bronze
TERIAKAN SETAN
zidan fadlan robbah
Cerpen
Bronze
gudang penyesalan
zidan fadlan robbah
Cerpen
Bronze
Nomor Whatsapp Foto Kuburanku
zidan fadlan robbah
Cerpen
Bronze
Siapa yang Menjadi Penjahat
zidan fadlan robbah
Cerpen
Bronze
Pewaris Astrea
zidan fadlan robbah
Cerpen
Bronze
Senja Di Stasiun hujan
zidan fadlan robbah
Cerpen
Bronze
Rumah Di Ujung Sumur
zidan fadlan robbah