Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Drama
Bronze
Rumah yang Menunggu Hujan
0
Suka
36
Dibaca
Cerpen ini masih diperiksa oleh kurator

# Rumah yang Menunggu Hujan

Sudah tiga belas tahun rumah itu berdiri sendirian di ujung desa. Cat putihnya telah berubah menjadi abu-abu kusam. Atapnya dipenuhi lumut. Di halaman depan, pohon mangga tua menjatuhkan daun-daun kering yang dibiarkan menumpuk tanpa pernah disapu. Orang-orang menyebutnya Rumah yang Menunggu Hujan.

Bukan karena rumah itu bocor.

Melainkan karena setiap kali hujan turun, selalu ada seseorang yang datang, berdiri beberapa menit di beranda, lalu pergi lagi tanpa mengetuk pintu.

Namanya Arga.

Ia datang setiap musim hujan, mengenakan jas hujan lusuh dan membawa payung hi...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Drama
Cerpen
Bronze
Rumah yang Menunggu Hujan
zidan fadlan robbah
Novel
PINK
Mahia Kata
Novel
Derita Istri Muda
Novia dewi
Cerpen
Avocado Party
Adinda Amalia
Novel
Gold
Perjalanan Mengalahkan Waktu
Mizan Publishing
Flash
Unspoken Truth
Farah Maulida
Cerpen
Bronze
Kalung
Ahmad Muhaimin
Novel
Bronze
Di Tepi Sungai Pangkajene
F Daus AR
Novel
Maafkan, Nayla Bu
Sriwahhh
Novel
Bronze
Commitment
Maina Zegelman
Novel
Don't Love Me, Please!
Karene Quinta Xena
Novel
Gadis Menangis Mewariskan Luka
Rifin Raditya
Flash
Jamila Tetanggaku 1
Writer In Box
Flash
Bronze
Seniman Darah Biru
Silvarani
Cerpen
Bronze
Pemimpin Seorang Pemimpin
Silvarani
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Rumah yang Menunggu Hujan
zidan fadlan robbah
Cerpen
Bronze
Rumah Di Ujung Sumur
zidan fadlan robbah
Cerpen
Bronze
gudang penyesalan
zidan fadlan robbah
Cerpen
Bronze
Siapa yang Menjadi Penjahat
zidan fadlan robbah
Cerpen
Bronze
Nomor Whatsapp Foto Kuburanku
zidan fadlan robbah
Cerpen
Bronze
TERIAKAN SETAN
zidan fadlan robbah
Cerpen
Bronze
Pewaris Astrea
zidan fadlan robbah
Cerpen
Bronze
Senja Di Stasiun hujan
zidan fadlan robbah