Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Slice of Life
Bronze
Rumah Kita Hari Ini: Kini dan Selamanya
1
Suka
3,261
Dibaca
Cerpen ini masih diperiksa oleh kurator

Saat seorang anak sakit,

ibu menjadi yang terdepan dalam menyembuhkan.

Saat seorang anak tertawa,

tawa itu adalah juga tawa seorang ibu.

HUTAN jati ramai oleh angin yang membopong hawa dingin. Mentari belum menyapa Gunung Nirwana, namun pria kecil itu bak seorang pendekar dengan jiwa yang berkobar. 

Jo berangsur-angsur memasukkan barisan buku. Pensil. Penghapus. Ia masukkan dengan perlahan layaknya seorang peternak ayam yang takut telur yang dipungutnya pecah ke dalam sebuah tas yang sudah compang-camping. Tas itu, warisan dari tiga kakaknya---Jo merupakan anak keempat da...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp5.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Slice of Life
Cerpen
Bronze
Rumah Kita Hari Ini: Kini dan Selamanya
Ahmad Muwafiq Ainul Yaqin
Cerpen
Bronze
Jomblo ini Belum Berakhir
mahfudz siddiq kr
Cerpen
Bronze
Pita Hitam
Imajinasiku
Cerpen
Bronze
Camp
Aera syra
Cerpen
Bronze
Di Balik Wajah Tegas Itu
jansen
Cerpen
Mie di Kala Hujan
zain zuha
Cerpen
Story Of My Life
idntcare
Cerpen
Sekolah Orang Dalam
Putri Rafi
Cerpen
Bronze
Bintang Kecil di Jendela
Novita Ledo
Cerpen
Bronze
Silenced
Bramanditya
Cerpen
Bronze
Sejenak Rindu Pada Sastrawan Hujan Bulan Juni
Ron Nee Soo
Cerpen
Bronze
Di Titik Aku Memaafkan Diriku Sendiri
Etaryas
Cerpen
Bronze
Kenapa Tak Ingin ke Kota?
Anggrek Handayani
Cerpen
Bronze
Secarik Kertas dengan Selarik Kalimat
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Si Pendidikan Negeri Sipil Bag-1
spacekantor
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Rumah Kita Hari Ini: Kini dan Selamanya
Ahmad Muwafiq Ainul Yaqin