Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Misteri
Bronze
Rumah Impian
0
Suka
1,870
Dibaca

Rumah Impian

Agatha Christie

Inilah kisah John Segrave—tentang hidupnya yang tidak memuaskan; tentang cintanya yang tidak terpenuhi; tentang mimpinya, dan tentang kematiannya; dan jika dalam dua hal terakhir ia menemukan apa yang ditolak dalam dua hal sebelumnya, maka hidupnya, pada akhirnya, dapat dianggap sebagai sebuah kesuksesan. Siapa tahu?

John Segrave berasal dari keluarga yang perlahan-lahan mengalami kemunduran selama seabad terakhir. Mereka telah menjadi pemilik tanah sejak zaman Elizabeth, tetapi sebidang tanah terakhir mereka telah dijual. Dianggap baik bahwa setidaknya salah satu putra mereka harus menguasai seni menghasilkan uang yang bermanfaat. Merupakan ironi takdir yang tak disadari bahwa John-lah yang terpilih.

Dengan mulutnya yang sangat sensitif, dan mata biru tua yang panjang dan sipit yang mengingatkan pada peri atau faun, sesuatu yang liar dan berasal dari hutan, sungguh tidak pantas jika ia dipersembahkan, sebagai korban di altar Keuangan. Aroma tanah, rasa garam laut di bibir, dan langit bebas di atas kepala—inilah hal-hal yang dicintai oleh John Segrave, yang akan ia tinggalkan.

Pada usia delapan belas tahun, ia menjadi juru tulis junior di sebuah perusahaan besar. Tujuh tahun kemudian, ia masih seorang juru tulis, tidak lagi begitu junior, tetapi statusnya tetap sama. Kemampuan untuk "berhasil dalam dunia" telah hilang dari dirinya. Ia tepat waktu, rajin, tekun—seorang juru tulis dan tidak lebih dari seorang juru tulis.

Namun, ia mungkin saja—apa? Ia sendiri hampir tidak bisa menjawab pertanyaan itu, tetapi ia tidak bisa menghilangkan keyakinan bahwa di suatu tempat ada kehidupan yang ia bisa—berarti. Ada kekuatan dalam dirinya, kecepatan berpikir, sesuatu yang belum pernah dilihat oleh rekan-rekan kerjanya. Mereka menyukainya. Ia populer karena sikapnya yang ramah dan santai, dan mereka tidak pernah menyadari bahwa dengan cara yang sama ia menghalangi mereka dari keintiman yang sesungguhnya.

Mimpi itu datang tiba-tiba padanya. Itu bukanlah fantasi kekanak-kanakan yang tumbuh dan berkembang selama bertahun-tahun. Mimpi itu datang pada suatu malam pertengahan musim panas, atau lebi...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp2.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Misteri
Cerpen
Bronze
Rumah Impian
Ahmad Muhaimin
Flash
Bronze
Puzzle History
Miss Anonimity
Skrip Film
Big Mouth (Script)
Jeffry D. Kurniawan
Cerpen
Bronze
Bisikan Halus
Sulton Rizman
Skrip Film
Ergo
Rifatia
Cerpen
Bronze
Perempuan yang Menikahi Belik
Intan Andaru
Cerpen
Bronze
Kematian dalam Ingatan
Aruna Mufida
Skrip Film
Rahasia di Balik Awan
Indra Sofa
Cerpen
Bronze
Kematian Terakhir
Omius
Novel
Di Balik Kekuasaan, Dalam Pelukan Rahasia
Rini Jumarni
Novel
Kosmis dalam Kelut
adek Dwi oktaviantina
Skrip Film
Tertawalah Carola
Roufy Nasution
Cerpen
Bronze
ORANG-ORANG SERIGALA
Sri Wintala Achmad
Cerpen
Bronze
Iblis di Menara Lonceng, Edgar Allan Poe penerjemah : ahmad muhaimin
Ahmad Muhaimin
Flash
(Bukan) Rumahku Istanaku
Rexa Strudel
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Rumah Impian
Ahmad Muhaimin
Cerpen
Bronze
Iblis di Menara Lonceng, Edgar Allan Poe penerjemah : ahmad muhaimin
Ahmad Muhaimin
Flash
Bronze
Marmoset karya Clarice Lispector penerjemah ahmad muhaimin
Ahmad Muhaimin
Cerpen
Bronze
Jenny
Ahmad Muhaimin
Flash
Bronze
Tungku Besar
Ahmad Muhaimin
Flash
Bronze
Rumah Berhantu karya Virginia Woolf. Penerjemah : ahmad muhaimin
Ahmad Muhaimin
Flash
Bronze
Rubah dan buah anggur
Ahmad Muhaimin
Cerpen
Bronze
Kebangkitan
Ahmad Muhaimin
Flash
Bronze
Takutlah pada orang yang takut padamu
Ahmad Muhaimin
Cerpen
Bronze
Cerita Satu Sejam
Ahmad Muhaimin
Flash
Bronze
Cerita Sejam
Ahmad Muhaimin
Cerpen
Bronze
Badai Salju
Ahmad Muhaimin
Cerpen
Bronze
Tuhan Melihat, Tetapi Menunggu
Ahmad Muhaimin
Flash
Bronze
Singa dan Tikus
Ahmad Muhaimin
Cerpen
Bronze
Burung Ayam Ayam
Ahmad Muhaimin