Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Misteri
Bronze
Rumah Impian
0
Suka
1,078
Dibaca

Rumah Impian

Agatha Christie

Inilah kisah John Segrave—tentang hidupnya yang tidak memuaskan; tentang cintanya yang tidak terpenuhi; tentang mimpinya, dan tentang kematiannya; dan jika dalam dua hal terakhir ia menemukan apa yang ditolak dalam dua hal sebelumnya, maka hidupnya, pada akhirnya, dapat dianggap sebagai sebuah kesuksesan. Siapa tahu?

John Segrave berasal dari keluarga yang perlahan-lahan mengalami kemunduran selama seabad terakhir. Mereka telah menjadi pemilik tanah sejak zaman Elizabeth, tetapi sebidang tanah terakhir mereka telah dijual. Dianggap baik bahwa setidaknya salah satu putra mereka harus menguasai seni menghasilkan uang yang bermanfaat. Merupakan ironi takdir yang tak disadari bahwa John-lah yang terpilih.

Dengan mulutnya yang sangat sensitif, dan mata biru tua yang panjang dan sipit yang mengingatkan pada peri atau faun, sesuatu yang liar dan berasal dari hutan, sungguh tidak pantas jika ia dipersembahkan, sebagai korban di altar Keuangan. Aroma tanah, rasa garam laut di bibir, dan langit bebas di atas kepala—inilah hal-hal yang dicintai oleh John Segrave, yang akan ia tinggalkan.

Pada usia delapan belas tahun, ia menjadi juru tulis junior di sebuah perusahaan besar. Tujuh tahun kemudian, ia masih seorang juru tulis, tidak lagi begitu junior, tetapi statusnya tetap sama. Kemampuan untuk "berhasil dalam dunia" telah hilang dari dirinya. Ia tepat waktu, rajin, tekun—seorang juru tulis dan tidak lebih dari seorang juru tulis.

Namun, ia mungkin saja—apa? Ia sendiri hampir tidak bisa menjawab pertanyaan itu, tetapi ia tidak bisa menghilangkan keyakinan bahwa di suatu tempat ada kehidupan yang ia bisa—berarti. Ada kekuatan dalam dirinya, kecepatan berpikir, sesuatu yang belum pernah dilihat oleh rekan-rekan kerjanya. Mereka menyukainya. Ia populer karena sikapnya yang ramah dan santai, dan mereka tidak pernah menyadari bahwa dengan cara yang sama ia menghalangi mereka dari keintiman yang sesungguhnya.

Mimpi itu datang tiba-tiba padanya. Itu bukanlah fantasi kekanak-kanakan yang tumbuh dan berkembang selama bertahun-tahun. Mimpi itu datang pada suatu malam pertengahan musim panas, atau lebi...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp2.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Misteri
Cerpen
Bronze
Rumah Impian
Ahmad Muhaimin
Cerpen
Bronze
MALAIKAT KEMATIAN
Jejak Penulis
Novel
Darkness
Ayeshalole
Cerpen
Guess The Next
raras
Flash
Bronze
Gono-Gini Lampu Ajaib
Silvarani
Cerpen
Sihir Si Tunasihir
hyu
Cerpen
STICKER
Bie Farida
Novel
Bronze
HILANG
mahes.varaa
Novel
MASED
Denok Ayu Uni Aisandi
Cerpen
Kelam
Rairaa
Cerpen
Bronze
Desa Jati (part 1)
Rizqy Kurniawan
Cerpen
Jejak yang Hilang
zain zuha
Flash
Bronze
Di Balik Dinding
Omius
Cerpen
Bronze
PESUGIHAN NYI RORO KIDUL
Hadi Hartono
Flash
Bronze
PASANG
Ri(n)Jani
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Rumah Impian
Ahmad Muhaimin
Flash
Bronze
Unta dan tikus
Ahmad Muhaimin
Flash
Bronze
Lilin Merah Tua
Ahmad Muhaimin
Cerpen
Bronze
Burung Ayam Ayam
Ahmad Muhaimin
Flash
Bronze
Ketukan di Gerbang Manor. Franz Kafka. Penerjemah: ahmad muhaimin
Ahmad Muhaimin
Flash
Bronze
Cerita Sejam
Ahmad Muhaimin
Cerpen
Bronze
Istana Kirke
Ahmad Muhaimin
Cerpen
Bronze
Kebangkitan
Ahmad Muhaimin
Cerpen
Bronze
Musim Gugur
Ahmad Muhaimin
Cerpen
Bronze
Musuh Tak Terkalahkan
Ahmad Muhaimin
Flash
Bronze
Rubah dan buah anggur
Ahmad Muhaimin
Cerpen
Bronze
Claude Gueux
Ahmad Muhaimin
Cerpen
Bronze
Jenny
Ahmad Muhaimin
Flash
Bronze
Ragnarok karya Jorge Luis Borges. Penerjemah : ahmad muhaimin
Ahmad Muhaimin
Cerpen
Bronze
Kalung
Ahmad Muhaimin