Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Thriller
Bronze
Ruang nomor 404
0
Suka
2,580
Dibaca

Ruang Nomor 404

Langit malam di atas Jakarta masih menyisakan gurat oranye dari lampu-lampu jalan. Jalan Sudirman tampak seperti arteri raksasa yang berdenyut tanpa henti. Mobil-mobil bergulir perlahan, klakson bersahutan, dan di tengah hiruk-pikuk itu, berdiri sebuah hotel bintang empat bernama The Orion Grand Hotel — tinggi, elegan, tapi tua di dalam.

Aku tiba di sana pukul 22.47.

Tujuanku sederhana: bermalam satu malam sebelum keberangkatan pagi ke luar kota. Tapi entah kenapa, dari semua hotel yang bisa kupilih, aku berhenti di sini — seperti ditarik sesuatu yang tak bisa kujelaskan.

Di lobi, seorang resepsionis muda menyambut dengan senyu...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Thriller
Cerpen
Bronze
Ruang nomor 404
Wahyu Hidayat
Novel
Saksi Bisu
M. Ferdiansyah
Komik
Red String
Ananda Tsabita
Cerpen
Bronze
Cinta Dibawa Mati
Amanda Chrysilla
Flash
Hati-Hati dengan Keinginanmu
Veramuna Risqyana
Novel
Bronze
Sebatas topeng
Ciplukzz
Komik
Bronze
SISI SURAM
maryadi anwar
Flash
Bronze
Kampung Kelahiran
Farida Zulkaidah Pane
Flash
PENGKI
Yohanna Claude
Skrip Film
Bunga Di Kota Senyap
Sapto Nugroho
Novel
H.o.p.e
fasya aditya
Novel
The Candles and Their Owners
Aning Lacya
Novel
Aksioma
Maria Veronica S
Novel
Bronze
Dionysus
Ratihcntiia
Novel
Jangkitan: Wabah Zombie di Bogor
Kingdenie
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Ruang nomor 404
Wahyu Hidayat
Cerpen
Bronze
Jatuh Cinta di Antrian Bakso
Wahyu Hidayat
Cerpen
Bronze
Di Antara Cahaya dan Luka
Wahyu Hidayat
Novel
Bronze
Sampai Tua Kita Bersama
Wahyu Hidayat
Cerpen
Bronze
Kau Ajariku Arti Pulang
Wahyu Hidayat
Cerpen
Bronze
Harga Sebuah Kejujuran
Wahyu Hidayat
Cerpen
Bronze
Naga dan Nasi Goreng
Wahyu Hidayat
Cerpen
Bronze
Saldo Kosong Hati Pun Hampa
Wahyu Hidayat
Cerpen
Bronze
Jackpot yang Menghancurkan
Wahyu Hidayat
Cerpen
Bronze
Satu Hari Tanpa Ponsel
Wahyu Hidayat
Cerpen
Bronze
Sisa Kopi di Gelas Plastik
Wahyu Hidayat
Cerpen
Bronze
Pelukan Terakhir Ibu
Wahyu Hidayat