Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Romantis
Bronze
Rindu di Bukit Rendingan
0
Suka
525
Dibaca
Cerpen ini masih diperiksa oleh kurator

Tahun 1990. Bau tanah basah sehabis hujan pagi di Bukit Rendingan, Kabupaten Pesawaran, selalu berhasil menusuk indra penciuman siapa pun yang baru pertama kali menginjakkan kaki di sana. Bagi Chafia, aroma itu bukanlah sesuatu yang menenangkan. Justru, bau itu adalah penanda bahwa ia sedang diasingkan.

Di usia dua puluh tahun, ketika kebanyakan gadis seusianya di kota besar sedang menikmati semaraknya pusat perbelanjaan, deru mobil sedan, dan lampu neon diskotik yang berpendar warna-warni, Chafia justru mendapati dirinya terlempar ke sebuah dimensi waktu yang seolah berhenti bergerak. Tidak ada suara klakson kendaraan. Tidak ada dering telepon rumah yang berdenting nyaring. Yang ada hanyalah suara gemerisik daun karet, lolongan anjing kejauhan, dan suara aliran air Sungai Way Rendingan yang bergemericik konstan, menghantam batu-batu kali sebesar kepala kerbau.

Semua ini adalah keputusan ayahnya. Sebuah hukuman tak kasat mata akibat nilai ujian semester Chafia yang merosot tajam, dipadu dengan kenakalannya yang dianggap sudah melewati batas ambang toleransi keluarga priyayi kota.

"Kau butuh penyucian pikiran, Chafia," ucap ayahnya dingin dua hari lalu sebelum memasukkannya ke dalam bus antarkota. "Pergilah ke rumah Bibi Marni di Pesawaran. Di sana tidak ada mal, tidak ada teman-teman sosialitamu, dan yang paling penting, tidak ada alasan untuk bermalas-malasan."

Maka, di sinilah Chafia sekarang. Di teras rumah panggung ...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Romantis
Novel
Bronze
SERUMAH DENGAN PANGERAN SEKOLAH
punyanatania
Novel
Bronze
Assalamu'alaikum Cinta
Bazigha
Novel
Bronze
Secret of Hurt
Rahma W
Cerpen
Bronze
Kekasihku Ada Dua
Dewi Fortuna
Cerpen
Bronze
Rindu di Bukit Rendingan
Amrullah Ibrahim
Cerpen
Bronze
Ketika Musik Box Berhenti Bernyanyi
Ron Nee Soo
Novel
Sepupu Romansa
Arbayahs
Flash
Pertama dan terakhir.
Yulia Fahri
Flash
My Special Aromatherapy
Ceena
Novel
Petrichor
Kal Q Fawzie
Flash
One, Two, Lost You
Syafira Muna
Flash
Pesan di Buku Ketiga
Penulis N
Novel
Bronze
Stuck with Anggra
Tika winata
Cerpen
Rome in Dublin.
Kirani Fitri
Flash
A Story Never Told
Giulian
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Rindu di Bukit Rendingan
Amrullah Ibrahim
Flash
Suara di Balik Daun Talas
Amrullah Ibrahim
Novel
Mahligai Suci Karena Ilahi
Amrullah Ibrahim
Novel
Pesantren dan Pelangi Hati
Amrullah Ibrahim
Novel
Asam Garam Kehidupan
Amrullah Ibrahim
Novel
Pengembaraan Cinta Sang Pendekar Langit
Amrullah Ibrahim
Novel
Ketika Cinta
Amrullah Ibrahim
Cerpen
Bronze
Deru Bara di Dada Gita
Amrullah Ibrahim
Novel
Sang Kembang Desa
Amrullah Ibrahim
Komik
Jingga di Langit Senja
Amrullah Ibrahim
Flash
Sentuhan di Mushola Teluk Betung
Amrullah Ibrahim
Flash
Kayu Mati yang Mengintai di Sungai Sekampung
Amrullah Ibrahim
Cerpen
Bronze
Rindu di Bukit Rendingan
Amrullah Ibrahim
Novel
Denyut Nadi di Rumah Kita
Amrullah Ibrahim
Cerpen
Bronze
Sein Kanan, Belok Kiri
Amrullah Ibrahim