Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Slice of Life
Bronze
Rezeki di Tepi Jalan Kisah Kakek Sarno
1
Suka
7,854
Dibaca

REZEKI DI TEPI JALAN KISAH KAKEK SARNO

Di sebuah desa kecil bernama Sumberjati, hiduplah seorang kakek tua bernama Sarno. Usianya sudah menginjak tujuh puluh lima tahun. Rambutnya memutih seperti kapas, tubuhnya membungkuk, dan jalannya tertatih dengan tongkat kayu yang telah menemaninya selama belasan tahun. Meski usianya tak muda lagi, semangat hidupnya tetap menyala. Ia hidup sederhana di sebuah gubuk bambu warisan orang tuanya yang terletak di pinggiran hutan, jauh dari pusat desa.

Setiap pagi, Kakek Sarno akan berjalan ke pasar membawa hasil kebunnya yang tak seberapa beberapa ikat bayam, kangkung, kadang-kadang ketela. Ia tak p...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Slice of Life
Cerpen
Bronze
Rezeki di Tepi Jalan Kisah Kakek Sarno
Putut Dwiffalupi Sukmadewa
Cerpen
Bronze
Duka dalam Tawa
Anggrek Handayani
Cerpen
Tak Sampai ke Long Jenew
Rifin Raditya
Cerpen
Influencer Istana
zain zuha
Cerpen
Bronze
KE MANA SI MBAK?
Citra Rahayu Bening
Cerpen
1/2 Nakal & 1/2 Polos (Tetangga Ku)
muhamad fahmi fadillah
Cerpen
Bronze
Kumpulan cerita inspiratif
Banana with Cucumber
Cerpen
CALON MANTU
Ani Hamida
Cerpen
Di Penghujung Hari
Galang Gelar Taqwa
Cerpen
Bronze
Gaji Seharga Dignitas
LettersByIn
Cerpen
Bronze
Keluarga bahagia dibalik senyum sederhana
Ryan Wijayanto
Cerpen
Harus Bersama
Mariana Sibuea
Cerpen
Entitas
Oscar Zkye
Cerpen
Tentang Dia yang Tak Memiliki Bayang-bayang
Lily N. D. Madjid
Cerpen
Bronze
DIANTARA DETAK DAN DIAM
JI
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Rezeki di Tepi Jalan Kisah Kakek Sarno
Putut Dwiffalupi Sukmadewa
Cerpen
Bronze
Dari 50 ribu ke 1 miliyar Budidaya Belalang
Putut Dwiffalupi Sukmadewa
Cerpen
Bronze
Diam-diam Menyukai Tante'nya Sendiri
Putut Dwiffalupi Sukmadewa
Cerpen
Bronze
Sukses Berbudidaya Tomat
Putut Dwiffalupi Sukmadewa