Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Slice of Life
Bronze
Reuni di Bangku Cadangan
1
Suka
5,474
Dibaca

Usia tiga puluh tiga tahun terasa seperti duduk di bangku cadangan. Sorak-sorai di tribun membahana. Semua orang di lapangan sibuk mencetak gol—rumah, anak, bisnis, dan jabatan— sementara aku hanya menonton dengan sepatu kotor yang tak pernah dipakai bermain.

Tak ada yang bisa kubanggakan. Tak ada yang sanggup kutunjukkan. Bahkan, di atas meja kontrakanku yang sempit, cangkir kopi tak terisi selama berhari-hari. Kontras dengan notifikasi dari grup alumni SMA yang tak berhenti berdentum sejak kemarin.

Galeriku penuh d...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Slice of Life
Cerpen
Bronze
Reuni di Bangku Cadangan
Jasma Ryadi
Cerpen
Bronze
Pemerkosa Akal
Titin Widyawati
Cerpen
Tentang Teman dan Waktu
Aura R
Cerpen
Pesan yang Terlambat Datang
Nursan
Cerpen
Bronze
Mati Itu Pasti; Lapar Itu Setiap Hari
Andriyana
Cerpen
DUA PULUH HARI YANG TERLEWAT
ibupertiwi
Cerpen
Sofia
Rafael Yanuar
Cerpen
Sobari
Soerja HR Hezra
Cerpen
Bronze
Lelaki Bermata Teduh Part-3
Munkhayati
Cerpen
Oh, Nani, Mastrubasi
Galang Gelar Taqwa
Cerpen
Bronze
Dibalik kedok tenang
Indah Nurlita
Cerpen
Bronze
The (Not So) Fake Friend
Rosa L.
Cerpen
Bronze
Lelaki Bermata Teduh Part-5
Munkhayati
Cerpen
Konvergensi di Ruang Sunyi : Episteme Dua Jiwa
Ezra Jo
Cerpen
Bronze
Keajaiban Dokter Risna
Syaa Ja
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Reuni di Bangku Cadangan
Jasma Ryadi
Flash
Lintang
Jasma Ryadi
Novel
Bronze
Mereka di Sini
Jasma Ryadi
Cerpen
Silsilah Para Penambal
Jasma Ryadi
Flash
Arisa
Jasma Ryadi
Cerpen
Bronze
Andai Ayah Tak Begitu
Jasma Ryadi
Flash
Bu, Mengapa Orang-Orang Mati?
Jasma Ryadi
Flash
Senja yang Dilepas
Jasma Ryadi
Flash
Mengapa Aku Belum Mati?
Jasma Ryadi
Flash
Telepon
Jasma Ryadi
Flash
Sepatu Basah
Jasma Ryadi
Flash
Mawar yang Tak Menyadari Durinya
Jasma Ryadi
Flash
Teras
Jasma Ryadi
Flash
Di Tepi Jurang
Jasma Ryadi
Cerpen
Bronze
Setelah Malin Menjadi Batu: Doa Uni Salamah
Jasma Ryadi